TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pernikahan adalah momen membangun kehidupan baru bersama pasangan. Suka duka akan dihadapi berdua, sebisa mungkin tidak melibatkan pihak lain untuk menyelesaikan masalah. Namun, masalah rumah tangga kadang tidak sesederhana yang dihadapi ketika masih pacaran. Bukan cinta lagi yang dibutuhkan, tetapi komitmen, untuk menjaga keutuhan rumah tangga.
Menurut psikolog Prof Dr Sarlito Wirawan Sarwono, cinta bukanlah pengikat pernikahan. Cinta hanyalah faktor yang bisa menarik seseorang untuk memutuskan berpasangan.
“Cinta paling lama bertahan tiga tahun, lalu hilang. Sisanya adalah komitmen, kesetiaan, dan tanggung jawab,” ujar Prof Sarlito, saat peluncuran buku Mencegah Selingkuh dan Cerai karya sosiolog Dra Hartati Nurwijaya di Toko Buku Gramedia Matraman, Jakarta, Minggu (14/8/2011) lalu.
Salah satu penyebab retaknya rumah tangga menurut Prof Sarlito adalah perselingkuhan. Perselingkuhan itu sendiri biasanya disebabkan oleh beberapa faktor seperti: kemajuan teknologi, workaholic, dan sifat posesif.
Kemajuan teknologi
Teknologi bukan hal yang menjadi asal-usul perselingkuhan, namun bisa memicu perselingkuhan. Ketakutan bahwa kemajuan teknologi bisa membuat pasangan selingkuh, bisa membuat seseorang melanggar privasi pasangannya. Misalnya, membuka e-mail, SMS, atau situs jejaring sosial pasangan, bahkan minta password segala. Kebiasaan inilah yang menurut Prof Sarlito kerap memicu pertengkaran.
“Beri kepercayaan pada pasangan untuk punya wilayah privasinya sendiri. Kalau ternyata dia selingkuh, itu bisa diurus belakangan. Intinya jangan cari-cari masalah,” jelas Guru Besar Psikologi Universitas Indonesia yang mendalami Psikologi Sosial ini.
Bagaimanapun, teknologi akan mempermudah pekerjaan dan kehidupan seseorang. Jadi, pasangan pun berhak menikmatinya.
Workaholic
Bila salah satu atau kedua pihak terlalu asyik dengan pekerjaan masing-masing, perlahan-lahan bisa menghilangkan kesetiaan. Jika workaholic tidak diselingi dengan kencan berdua, misalnya, akan sulit bagi pasangan untuk bertahan. Hubungan pernikahan akan terasa hambar dan terasa sama saja dengan rutinitas hidup yang lain. Rasa hambar ini kelak akan berujung pada keinginan untuk mencari “selingan”. Siapa yang menjadi "selingan" tersebut? Kemungkinan besar adalah rekan kerja, partner bisnis, atau siapapun yang biasa Anda jumpai saat bekerja atau beraktivitas.
Sifat posesif
Orang yang selalu menginginkan pasangan berperilaku sesuai dengan keinginannya cenderung membuat pasangan menjadi bosan. Kehidupan rumah tangga pun menjadi kaku karena pasangan selalu merasa diawasi dan akhirnya merasa terkekang.
Contohnya masalah cemburu. Cemburu yang berlebihan bisa memberi penghakiman yang terlalu cepat kepada pasangan, padahal perselingkuhan belum tentu terjadi. Kemarahan yang tidak memiliki alasan kuat justru akan menambah keretakan hubungan. Karena sifat manusia cenderung selalu memilih yang lebih baik, jangan sampai ulah Anda yang pencemburu atau posesif mendorong pasangan mencari orang lain.
“Jangan bermimpi mengubah seseorang, tapi ubah dulu diri Anda, maka pasangan akan mengikuti,” tukasnya.
Rabu, 24 Agustus 2011
DKP Disibukkan Proyek Multiyears
TANJUNGPINANG - Refleksi setahun kepemimpinan Sani – Soerya mendapatkan komentar Ketua Umum Ikatan Lulusan Ilmu Sosial Ilmu Politik Indonesia (ILISIPI) Kepri, Joni Sandra. Ia melihat salah satu persoalan yang belum pernah terselesaikan di Kepri mengenai perikanan dan kelautan.
“Padahal Kepri merupakan negeri bahari dengan potensi kemaritiman yang besar, berpotensial mencerdaskan rakyatnya lewat program kerja strategis. Termasuk keseriusan mengelola dan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir,” paparnya, Rabu (24/8).
Sayangnya, ujar Joni, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kepri hanya disibukkan dengan progres proyek multiyears. Akhirnya, DKP Kepri belum mampu bekerja secara proporsional dan profesional.
“Apalagi sekarang sudah masuk dua periode Gubernur Kepri, tapi belum ada grand design kemaritiman yang jelas,” imbuhnya.
Setahun kepemimpinan Sani – Soerya, 19 Agustus 20011 juga ditanggapi pengamat poltik dan anggota tim asistensi gubernur, Zamzami A Karim. Diakui atau tidak pasangan ini sudah memberikan perkembangan bagi kehidupan dan pembangunan di Provinsi Kepri.
Namun, bagi sebagian orang masa satu tahun jabatan Sani – Soerya bukan merupakan masa emas untuk dijadikan refleksi, apalagi menjadi euforia kebahagiaan yang berlebihan. Pasalnya, dalam setahun bukan waktu yang tepat untuk melakukan penilaian.
“Memang diawal ada gebrakan, tapi capaian akan hasil selama satu tahun ini belum terlihat,” tegas Ketua Stisipol Raja Haji Tanjungpinang ini.
Semestinya, sambung Zamzami, dalam masa satu tahun ini, gubernur bersama wakil dan pembantunya yang lain, bisa mengungkapkan secara jelas dan konkrit mengenai langkah kedepan program pemerintah Kepri.
“Yang saya lihat dan baca di media massa. Semua yang disampaikan ke gubernur hanya dalam taraf normatif saja, tapi belum menyentuh langkah konkrit yang akan dilakukan pemerintah ke depan,” ujarnya.
Zamzami menilai, salah satu contoh progres yang terkesan lamban bahkan nihil adalah, pilihan pemerintah untuk lebih memberikan penyertaan modal kepada Bank Riau Kepri, ketimbang BUMD atau PDAM. Padahal, tanpa adanya suntikan dana dari provinsi, Bank Riau Kepri sudah bisa berdiri dan berkembang dengan sehat.
“Sedangkan BUMD atau PDAM yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak, malah diabaikan,” jelasnya.
Yang selanjutnya, kata Zamzami, konsep BBK plus Tanjungpinang dan Natuna, Anambas, Lingga yang diberi istilah NAL, tidak memberikan arah yang jelas. Dalam arti, akan dibawa kemana NAL dan BBK dan Tanjungpinang tersebut, sedangkan konsep FTZ saja belum berjalan dengan efektif.(taufik)
“Padahal Kepri merupakan negeri bahari dengan potensi kemaritiman yang besar, berpotensial mencerdaskan rakyatnya lewat program kerja strategis. Termasuk keseriusan mengelola dan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir,” paparnya, Rabu (24/8).
Sayangnya, ujar Joni, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kepri hanya disibukkan dengan progres proyek multiyears. Akhirnya, DKP Kepri belum mampu bekerja secara proporsional dan profesional.
“Apalagi sekarang sudah masuk dua periode Gubernur Kepri, tapi belum ada grand design kemaritiman yang jelas,” imbuhnya.
Setahun kepemimpinan Sani – Soerya, 19 Agustus 20011 juga ditanggapi pengamat poltik dan anggota tim asistensi gubernur, Zamzami A Karim. Diakui atau tidak pasangan ini sudah memberikan perkembangan bagi kehidupan dan pembangunan di Provinsi Kepri.
Namun, bagi sebagian orang masa satu tahun jabatan Sani – Soerya bukan merupakan masa emas untuk dijadikan refleksi, apalagi menjadi euforia kebahagiaan yang berlebihan. Pasalnya, dalam setahun bukan waktu yang tepat untuk melakukan penilaian.
“Memang diawal ada gebrakan, tapi capaian akan hasil selama satu tahun ini belum terlihat,” tegas Ketua Stisipol Raja Haji Tanjungpinang ini.
Semestinya, sambung Zamzami, dalam masa satu tahun ini, gubernur bersama wakil dan pembantunya yang lain, bisa mengungkapkan secara jelas dan konkrit mengenai langkah kedepan program pemerintah Kepri.
“Yang saya lihat dan baca di media massa. Semua yang disampaikan ke gubernur hanya dalam taraf normatif saja, tapi belum menyentuh langkah konkrit yang akan dilakukan pemerintah ke depan,” ujarnya.
Zamzami menilai, salah satu contoh progres yang terkesan lamban bahkan nihil adalah, pilihan pemerintah untuk lebih memberikan penyertaan modal kepada Bank Riau Kepri, ketimbang BUMD atau PDAM. Padahal, tanpa adanya suntikan dana dari provinsi, Bank Riau Kepri sudah bisa berdiri dan berkembang dengan sehat.
“Sedangkan BUMD atau PDAM yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak, malah diabaikan,” jelasnya.
Yang selanjutnya, kata Zamzami, konsep BBK plus Tanjungpinang dan Natuna, Anambas, Lingga yang diberi istilah NAL, tidak memberikan arah yang jelas. Dalam arti, akan dibawa kemana NAL dan BBK dan Tanjungpinang tersebut, sedangkan konsep FTZ saja belum berjalan dengan efektif.(taufik)
Pemko Diminta Tertibkan Jam Buka Pasar Malam
TANJUNGPINANG - Pergelaran pasar Ramadan di satu sisi memang memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Tanjungpinang, termasuk para pedagang dan pengusaha. Akan tetapi, jadwal pembukaan pasar malam ramadan ini terkesan mengabaikan jadwal sholat bagi umat muslim. Hal ini diungkapkan Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Pemuda Indonesia (GMPI) Cabang Tanjungpinang, Joni Sandra.
“Coba lihat, jam buka pasar ramadan di simpang Pamedan mulai sore sampai malam hari. Artinya, ini sudah mengabaikan waktu orang muslim Salat Tarawih,” kata Joni kepada Tanjungpinang Pos, Jumat (19/8) kemarin.
Oleh karena itu, Joni meminta agar Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang beserta unsur terkat lainnya, agar lebih selektif dalam menentukan jam pasar malam berlangsung.
“Akan lebih baik jika pasar malam ramadan dimulai setelah orang terawih. Sehingga orang tidak terganggu dan terpancing meninggalkan kewajiban selama puasa, hanya karena ada pasar malam ramadan,” tegas anggota Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Kepri ini.
Alangkah lebih baik, sambung Joni, jika pasar malam ramadan dimulai setelah orang terawih atau diatas pukul 21.00 WIB. Selain bisa memberi kesempatan kepada umat muslim beribadah, kegiatan malam hari di Kota Tanjungpinang tidak mati.
“Malah lebih bagus pada malam hari banyak kegiatan perekonomian, dan tidak membuat Tanjungpinang menjadi kota mati,” sarannya.
Namun sangat disayangkan, kata Joni, pemerintah daerah setempat dan BUMD Tanjungpinang dalam pengelolaan pasar ramadan tidak berpihak pada umat muslim. “Bahkan terkesan asal-asalan dalam membuat kebijakan,” tegasnya.
Joni menambahkan, dengan adanya kondisi ini, pihaknya bersepakat akan menyurati pengelola pasar ramadan, Pemko Tanjungpinang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tanjungpinang dan Kepri.
“Termasuk tembusan ke DPRD Tanjungpinang dan Kepri,” sebutnya.(taufik)
“Coba lihat, jam buka pasar ramadan di simpang Pamedan mulai sore sampai malam hari. Artinya, ini sudah mengabaikan waktu orang muslim Salat Tarawih,” kata Joni kepada Tanjungpinang Pos, Jumat (19/8) kemarin.
Oleh karena itu, Joni meminta agar Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang beserta unsur terkat lainnya, agar lebih selektif dalam menentukan jam pasar malam berlangsung.
“Akan lebih baik jika pasar malam ramadan dimulai setelah orang terawih. Sehingga orang tidak terganggu dan terpancing meninggalkan kewajiban selama puasa, hanya karena ada pasar malam ramadan,” tegas anggota Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Kepri ini.
Alangkah lebih baik, sambung Joni, jika pasar malam ramadan dimulai setelah orang terawih atau diatas pukul 21.00 WIB. Selain bisa memberi kesempatan kepada umat muslim beribadah, kegiatan malam hari di Kota Tanjungpinang tidak mati.
“Malah lebih bagus pada malam hari banyak kegiatan perekonomian, dan tidak membuat Tanjungpinang menjadi kota mati,” sarannya.
Namun sangat disayangkan, kata Joni, pemerintah daerah setempat dan BUMD Tanjungpinang dalam pengelolaan pasar ramadan tidak berpihak pada umat muslim. “Bahkan terkesan asal-asalan dalam membuat kebijakan,” tegasnya.
Joni menambahkan, dengan adanya kondisi ini, pihaknya bersepakat akan menyurati pengelola pasar ramadan, Pemko Tanjungpinang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tanjungpinang dan Kepri.
“Termasuk tembusan ke DPRD Tanjungpinang dan Kepri,” sebutnya.(taufik)
Polimik Pengibar Sang Saka Merah Putih
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rachmat Hidayat
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ibu Darnis, duduk sendiri menunggu suami tercinta yang akan pulang dari bekerja. Sang suami, Ilyas Karim, kini, dihari tuanya masih aktif sebagai Ketua Pengurus Pusat Yayasan Pejuang Siliwangi Indonesia (Yapsi)
Tribun, pada Selasa (23/08/2011) sempat menyambangi rumah Ilyas Karim. Saat jelang perayaan detik-detik peringatan Kemerdekaan RI ke 66, rumahnya, di Jalan Rawajati Barat, No 7, RT 09/RW04, terlihat sepi. Hanya Darnis, istri kedua Ilyas terlihat duduk di teras rumahnya, yang berada persis di sisi rel, dekat pintu stasiun Kalibata, Jakarta Selatan.
Ilyas Karim mendadak tenar. Pria kelahiran Padang, Sumatera Barat 13 Desember 1927 ini, oleh salah satu stasiun televisi swasta, juga beberapa koran nasional, memuat berita, Ilyas Karim adalah lelaki yang bercelana pendek, saat pengibaran Sangsaka Merah Putih, pertama kalinya, 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan.
Sayang tribun tak sempat menemui Ilyas Karim. Namun, sang istri akhirnya mau menghubungi suaminya Ilyas Karim, kemudian berbincang dengan tribun.
"Ya sayalah orang bercelana pendek yang ikut mengibarkan bendera Merah Putih. Hanya saya yang masih hidup," kata Ilyas Karim.
Di tembok rumahnya, terpajang foto-foto kenangan dirinya saat masih aktif di militer. Termasuk, foto bersama Presiden SBY.
Tribun kemudian bertanya dari ujung telefon, seraya menjelaskan bukti-bukti dalam buku sejarah, yang tercatat dalam sejarah, pria bercelana pendek, bukanlah Ilyas Karim, melainkan Suhud Martokusumo.
Sebelumnya Tribun sempat membaca di perpustakan pribadi milik sejarawan muda, Fadli Zon. Dalam majalah tempo edisi 16 Agustus 1975, SK Trimurti, di majalah itu diwawancara, pengerek bendera bercelana pendek itu bernama Suhud, bukan Ilyas Karim. Majalh Tempo masih tersimpan rapih oleh Fadli Zon, yang tak lain orang dekat Prabowo Subianto.
Fakta lain, ada di dalam buku yang diterbitkan oleh Pusat Sejarah dan Tradisi ABRI, berjudul Hari-hari Menjelang Proklamasi Kemerdekaan, halaman 147, di foto tertulis, pengerek bendera, Latief Hendradiningrat dan Suhud Martokusumo (bercelana pendek).
Dalam foto, ada empat yang ikut mengibarkan bendera saat Bung Karno membacakan teks proklamasi. Selain Latief Hendradiningrat, Suhud, juga istri Bung Karno, Fatmawati dan SK Trimurti.
Tribun kemudian memberikan argumentasi, mengungkap fakta-fakat sejarah yang tertuang dalam buku maupun majalah tempo terbitan tahun 1975 milik Fadli Zon kepada Ilyas Karim.
Ilyas Karim tetap menyatakan, dirinyalah yang bercelana pendek, salah satu orang yang diberi mandat oleh Bung Karno sebagai pengibar Sangsaka Merah Putih.
Tribun kemudian memastikan kepada Fadli Zon seraya menyatakan, Ilyas Karim bukanlah orang yang ada di dalam foto, bercelana pendek itu. Yang dimaksudkan dalam foto pengerek bendera Sangsaka Merah Putih adalah Suhud.
"Saya berani berdebat. Banyak tokoh-tokoh sejarah yang heran, mengapa Ilyas Karim yang mengaku, dialah pengibar Sangsaka Merah Putih," kata Fadli Zon sambil menunjukkan buku-buku sejarah yang ia miliki untuk membenarkan argumentasinya.
Ilyas Karim pun tetap kukuh, dirinyalah yang dimaksud dalam foto itu. "Setelah saya mengakui, kini banyak yang mempertanyakannya," kata Ilyas Karim dari ujung telefon melalui telefon rumahnya kepada tribun. Jadi, siapakah lelaki muda bercelana pendek yang mengerek Sangsaka Merah Putih saat pertama kali Bung Karno membacakan teks proklamasi? Fadli kembali meyakinkan, bukan Ilyas Karim.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ibu Darnis, duduk sendiri menunggu suami tercinta yang akan pulang dari bekerja. Sang suami, Ilyas Karim, kini, dihari tuanya masih aktif sebagai Ketua Pengurus Pusat Yayasan Pejuang Siliwangi Indonesia (Yapsi)
Tribun, pada Selasa (23/08/2011) sempat menyambangi rumah Ilyas Karim. Saat jelang perayaan detik-detik peringatan Kemerdekaan RI ke 66, rumahnya, di Jalan Rawajati Barat, No 7, RT 09/RW04, terlihat sepi. Hanya Darnis, istri kedua Ilyas terlihat duduk di teras rumahnya, yang berada persis di sisi rel, dekat pintu stasiun Kalibata, Jakarta Selatan.
Ilyas Karim mendadak tenar. Pria kelahiran Padang, Sumatera Barat 13 Desember 1927 ini, oleh salah satu stasiun televisi swasta, juga beberapa koran nasional, memuat berita, Ilyas Karim adalah lelaki yang bercelana pendek, saat pengibaran Sangsaka Merah Putih, pertama kalinya, 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan.
Sayang tribun tak sempat menemui Ilyas Karim. Namun, sang istri akhirnya mau menghubungi suaminya Ilyas Karim, kemudian berbincang dengan tribun.
"Ya sayalah orang bercelana pendek yang ikut mengibarkan bendera Merah Putih. Hanya saya yang masih hidup," kata Ilyas Karim.
Di tembok rumahnya, terpajang foto-foto kenangan dirinya saat masih aktif di militer. Termasuk, foto bersama Presiden SBY.
Tribun kemudian bertanya dari ujung telefon, seraya menjelaskan bukti-bukti dalam buku sejarah, yang tercatat dalam sejarah, pria bercelana pendek, bukanlah Ilyas Karim, melainkan Suhud Martokusumo.
Sebelumnya Tribun sempat membaca di perpustakan pribadi milik sejarawan muda, Fadli Zon. Dalam majalah tempo edisi 16 Agustus 1975, SK Trimurti, di majalah itu diwawancara, pengerek bendera bercelana pendek itu bernama Suhud, bukan Ilyas Karim. Majalh Tempo masih tersimpan rapih oleh Fadli Zon, yang tak lain orang dekat Prabowo Subianto.
Fakta lain, ada di dalam buku yang diterbitkan oleh Pusat Sejarah dan Tradisi ABRI, berjudul Hari-hari Menjelang Proklamasi Kemerdekaan, halaman 147, di foto tertulis, pengerek bendera, Latief Hendradiningrat dan Suhud Martokusumo (bercelana pendek).
Dalam foto, ada empat yang ikut mengibarkan bendera saat Bung Karno membacakan teks proklamasi. Selain Latief Hendradiningrat, Suhud, juga istri Bung Karno, Fatmawati dan SK Trimurti.
Tribun kemudian memberikan argumentasi, mengungkap fakta-fakat sejarah yang tertuang dalam buku maupun majalah tempo terbitan tahun 1975 milik Fadli Zon kepada Ilyas Karim.
Ilyas Karim tetap menyatakan, dirinyalah yang bercelana pendek, salah satu orang yang diberi mandat oleh Bung Karno sebagai pengibar Sangsaka Merah Putih.
Tribun kemudian memastikan kepada Fadli Zon seraya menyatakan, Ilyas Karim bukanlah orang yang ada di dalam foto, bercelana pendek itu. Yang dimaksudkan dalam foto pengerek bendera Sangsaka Merah Putih adalah Suhud.
"Saya berani berdebat. Banyak tokoh-tokoh sejarah yang heran, mengapa Ilyas Karim yang mengaku, dialah pengibar Sangsaka Merah Putih," kata Fadli Zon sambil menunjukkan buku-buku sejarah yang ia miliki untuk membenarkan argumentasinya.
Ilyas Karim pun tetap kukuh, dirinyalah yang dimaksud dalam foto itu. "Setelah saya mengakui, kini banyak yang mempertanyakannya," kata Ilyas Karim dari ujung telefon melalui telefon rumahnya kepada tribun. Jadi, siapakah lelaki muda bercelana pendek yang mengerek Sangsaka Merah Putih saat pertama kali Bung Karno membacakan teks proklamasi? Fadli kembali meyakinkan, bukan Ilyas Karim.
Rabu, 03 Agustus 2011
KEUTAMAAN PUASA RAMADHAN
Saudara-saudaraku yang dirahmati Allah SWT,
Setiap ibadah dalam Islam memiliki keutamaan masingmasing.
Demikian pula dengan puasa yang telah diwajibkan
oleh Allah SWT dalam firman-Nya :
ى هد ال ن م
ات ن ي بو اس لن ى ل هد ن آ قر ال يه ف # ل ز أن ذي ل* ا # ان ض م ر ر ه ش
[ [البقرة/ 185
ه صم ي ل# ف ر ه م الش ك ن م د ه ش ن م# ف ان #ق فر وال
Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya
diturunkan Al-Qur'an, sebagai petunjuk bagi manusia dan
penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda
(antara yang benar dan yang batil). Krena itu, barang siapa
diantara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah… (QS.
Al-Baqarah : 185)
Berikut ini adalah keutamaan-keutamaan puasa :
1. Amal mulia yang pahalanya akan dibalas langsung
dari Allah SWT
Jika amal-amal lain telah disebutkan pahalanya oleh Allah
SWT, ternyata pahala puasa akan langsung diberikan Allah
SWT tanpa diberitakan terlebih dahulu berapa batasan
pahalanya. Ibarat seseorang yang bekerja dan telah
disebutkan gajinya sekian dan sekian, maka kita bisa
memperkirakan berapa hasil yang diperoleh. Tetapi saat
owner perusahaan atau bos kita mengatakan "bekerjalah dan
saya langsung yang akan memberikan gajimu" bisa jadi hasil
yang kita dapatkan di luar dugaan kita, tergantung bagaimana
kualitas kerja kita.
Shadaqah misalnya, sudah disebutkan Allah SWT tentang
pahalanya :
بل ا ن س ع ب س ت ت نب # أ
ة ب ح ل#ث كم# ه* الل بيل ي س ف م له# ا و م# أ # قون ف ين ين لذ* ل ا #ث م
يم ل ع D ع اس و ه* الل و E اء يش ن م ل ف اع يض ه* الل و
بة ة ح #ئ م
ة# بل ن س I كل ي ف
[ [البقرة/ 261
Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang
yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa
dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada
tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan
(ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha
Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS. Al-Baqarah
: 261)
Sedangkan untuk puasa ini, Allah SWT berfirman melalui
hadits qudsi :
ه ى ب ز أج# ا أن# لى ، و ه ن إ# ، ف ام ي الص * ل ه إ # ل م آد ن ل اب م ل ع R ك ه * الل # ال #ق
Allah berfirman: "Setiap amal anak Adam untuknya kecuali
puasa, maka itu untuk-Ku dan Aku yang akan
membalasnya…" (Muttafaq 'Alaih)
Tidakkah kita termotivasi untuk berpuasa sebaik-baiknya,
memelihara keikhlasan dalam menjalankannya dan karenanya
kita akan mendapatkan perhitungan langsung dari Allah SWT
yang boleh jadi jauh lebih hebat dari pada apa yang kita
duga?
2. Bau mulut orang yang puasa lebih baik di sisi Allah
daripada minyak misik
Meskipun manusia tidak menyukai bau mulut orang yang
berpuasa karena tidak sedap, tetapi di sisi Allah SWT itu
lebih baik dan lebih harum dari pada minyak misik. Nabi
SAW bersabda :
يح ر ن ى م # ال تع ه* الل د ن ع ب ي ط# أ م ائ الص م# ف لوف خ # ل ه د بي ى س ف ى ن لذ* وا
ك س م ال
Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya,
sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi
Allah daripada harumnya minyak misik… (Muttafaq 'Alaih)
Tidakkah kita mau berbangga di hadapan Allah SWT dengan
mulut yang berbau harum? Yang dengannya kita dikenali
sebagai hamba-Nya yang berpuasa dan memiliki keutamaan
saat banyak orang pada hari kiamat dicekam dengan
ketakutan dan kekhawatiran.
3. Orang yang puasa akan mendapat dua kegembiraan
Rasulullah SAW bersabda :
ه م و ص ب ح ر# ف ه ب ر ى ق# ذا ل # إ ، و ح ر# ف ر# ط أف# ذا # ا إ هم ح ر ف ي ان ت ح ر# ف م ائ للص
Orang yang berpuasa memiliki dua kegembiraan; ketika
berbuka dia gembira dengan bukanya dan ketika bertemu
Tuhannya dia gembira dengan puasanya. (Muttafaq 'Alaih)
Itulah dua kegembiraan. Saat berbuka, rasa lapar dan haus
yang ditahan selama seharian hilang seketika. Bahkan, saatsaat
yang paling nikmat adalah pada tegukan pertama saat
kita berbuka. Rasa panas karena dehidrasi juga terobati saat
berbuka. Kenikmatan ini tidak pernah dirasakan oleh orang
yang tidak berpuasa.
Demikian juga kegembiraan ketika bertemu Allah di akhirat
nanti. Segala ketakutan dan kekhawatiran sirna sebagaimana
sirnanya rasa haus dan lapar saat berbuka. Segala kesusahan
dan penderitaan saat hidup di dunia akan hilang sebagaimana
hilangnya kepenatan dan rasa panas saat berbuka.
4. Memasukkan pelakunya ke dalam surga
Suatu hari Abu Umamah datang kepada Nabi SAW dan
bertanya tentang amal yang bisa memasukkannya ke surga.
Imam Ahmad, Nasa'i dan Hakim meriwayatkan dalam hadits
berikut ini:
ت ل ق# -صلى ال عليه وسلم- ف ه* الل # ول س ر ت ي أت# # ال # ق #ة ام أم ى أب# ن ع
.« ه# ل # ل د ع # ل ه ن إ# ف م و الص ب ك ي#ل ع » # ال # ة. ق ن لج ى ا لن خ يد
ل م ع ى ب ن مر
« ام ي بالص ك ي#ل ع » # ال #ق# ف #ة ي ثان * ه ال ت ي أت# ثم
Dari Abu Umamah berkata: Saya datang kepada Rasulullah
SAW, maka saya berkata: "Perintahkan kepada saya dengan
sebuah amal yang dapat memasukkan saya ke dalam surga!"
Rasulullah SAW menjawab: "Berpuasalah, sesungguhnya
tiada tandingan baginya" Kemudian saya datang untuk
kedua kalinya, maka Beliau berkata: "Berpuasalah" (HR.
Ahmad, Nasa'i dan Hakim dan dia menshahihkannya)
Tidakkah kita ingin dimasukkan Allah ke surga yang
kenikmatannya sangat luar biasa hingga membuat setiap
orang yang mengetahuinya akan memiliki kecintaan pada
surga?
5. Puasa sehari di jalan Allah menjauhkan pelakunya
dari neraka sejauh tujuh puluh musim
Diantara keutamaan puasa adalah menjauhkan pelakunya dari
neraka. Satu hari puasa setara dengan penambahan jarak
sejauh tujuh puluh musim dari neraka.
ه ه ج و م و ي ال ك ل# بذ ه* الل د اع ب * إل ه* الل يل ب ى س ا ف م و ي وم ص ي
د ب ع ن ا م م
اj يف ر خ ي ع ب س نار ال ن ع
Tidaklah seorang hamba berpuasa sehari di jalan Allah
kecuali Allah menjauhkan wajahnya dengan hari itu dari api
neraka tujuh puluh musim. (HR. Jama'ah kecuali Abu
Dawud)
Tidakkah kita ingin dijauhkan dari neraka yang
kedahsyatannya sangat luar biasa hingga membuat setiap
orang yang mengetahuinya akan takut pada siksa neraka?
Saudara-saudaraku yang dirahmati Allah,
Demikianlah 5 keutamaan puasa. Semoga dengan mengetahui
keutamaan-keutamaan puasa tersebut kita semakin semangat
berpuasa dan senantiasa ikhlas dalam menjalankannya.
Jangan sampai kita yang telah mendapat ilmu kemudian
terhalang dari mengamalkannya, maka ilmu kita menjadi
tidak manfaat. Karenanya marilah kita berdoa sebagaimana
yang diajarkan Rasulullah SAW :
ل
س ف ن ن م و ع ش يخ # ل
ب ل# ق ن م ع و #ف ن ي # ل
م ل ع ن م بك عوذ أ# نى إ هم * الل
ا له# اب ج ت يس # ل
ة و ع د ن م ع و ب تش
Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari ilmu
yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu’, dari
hawa nafsu yang tidak pernah merasa kenyang, dan dari doa
yang tidak dikabulkan. (HR. Muslim)
Wallaahu a'lam bish shawab
http://downloads.ziddu.com/downloadfile/10703882/CR03-Sunnah-sunnahRamadhan.pdf.html
Setiap ibadah dalam Islam memiliki keutamaan masingmasing.
Demikian pula dengan puasa yang telah diwajibkan
oleh Allah SWT dalam firman-Nya :
ى هد ال ن م
ات ن ي بو اس لن ى ل هد ن آ قر ال يه ف # ل ز أن ذي ل* ا # ان ض م ر ر ه ش
[ [البقرة/ 185
ه صم ي ل# ف ر ه م الش ك ن م د ه ش ن م# ف ان #ق فر وال
Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya
diturunkan Al-Qur'an, sebagai petunjuk bagi manusia dan
penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda
(antara yang benar dan yang batil). Krena itu, barang siapa
diantara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah… (QS.
Al-Baqarah : 185)
Berikut ini adalah keutamaan-keutamaan puasa :
1. Amal mulia yang pahalanya akan dibalas langsung
dari Allah SWT
Jika amal-amal lain telah disebutkan pahalanya oleh Allah
SWT, ternyata pahala puasa akan langsung diberikan Allah
SWT tanpa diberitakan terlebih dahulu berapa batasan
pahalanya. Ibarat seseorang yang bekerja dan telah
disebutkan gajinya sekian dan sekian, maka kita bisa
memperkirakan berapa hasil yang diperoleh. Tetapi saat
owner perusahaan atau bos kita mengatakan "bekerjalah dan
saya langsung yang akan memberikan gajimu" bisa jadi hasil
yang kita dapatkan di luar dugaan kita, tergantung bagaimana
kualitas kerja kita.
Shadaqah misalnya, sudah disebutkan Allah SWT tentang
pahalanya :
بل ا ن س ع ب س ت ت نب # أ
ة ب ح ل#ث كم# ه* الل بيل ي س ف م له# ا و م# أ # قون ف ين ين لذ* ل ا #ث م
يم ل ع D ع اس و ه* الل و E اء يش ن م ل ف اع يض ه* الل و
بة ة ح #ئ م
ة# بل ن س I كل ي ف
[ [البقرة/ 261
Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang
yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa
dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada
tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan
(ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha
Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS. Al-Baqarah
: 261)
Sedangkan untuk puasa ini, Allah SWT berfirman melalui
hadits qudsi :
ه ى ب ز أج# ا أن# لى ، و ه ن إ# ، ف ام ي الص * ل ه إ # ل م آد ن ل اب م ل ع R ك ه * الل # ال #ق
Allah berfirman: "Setiap amal anak Adam untuknya kecuali
puasa, maka itu untuk-Ku dan Aku yang akan
membalasnya…" (Muttafaq 'Alaih)
Tidakkah kita termotivasi untuk berpuasa sebaik-baiknya,
memelihara keikhlasan dalam menjalankannya dan karenanya
kita akan mendapatkan perhitungan langsung dari Allah SWT
yang boleh jadi jauh lebih hebat dari pada apa yang kita
duga?
2. Bau mulut orang yang puasa lebih baik di sisi Allah
daripada minyak misik
Meskipun manusia tidak menyukai bau mulut orang yang
berpuasa karena tidak sedap, tetapi di sisi Allah SWT itu
lebih baik dan lebih harum dari pada minyak misik. Nabi
SAW bersabda :
يح ر ن ى م # ال تع ه* الل د ن ع ب ي ط# أ م ائ الص م# ف لوف خ # ل ه د بي ى س ف ى ن لذ* وا
ك س م ال
Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya,
sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi
Allah daripada harumnya minyak misik… (Muttafaq 'Alaih)
Tidakkah kita mau berbangga di hadapan Allah SWT dengan
mulut yang berbau harum? Yang dengannya kita dikenali
sebagai hamba-Nya yang berpuasa dan memiliki keutamaan
saat banyak orang pada hari kiamat dicekam dengan
ketakutan dan kekhawatiran.
3. Orang yang puasa akan mendapat dua kegembiraan
Rasulullah SAW bersabda :
ه م و ص ب ح ر# ف ه ب ر ى ق# ذا ل # إ ، و ح ر# ف ر# ط أف# ذا # ا إ هم ح ر ف ي ان ت ح ر# ف م ائ للص
Orang yang berpuasa memiliki dua kegembiraan; ketika
berbuka dia gembira dengan bukanya dan ketika bertemu
Tuhannya dia gembira dengan puasanya. (Muttafaq 'Alaih)
Itulah dua kegembiraan. Saat berbuka, rasa lapar dan haus
yang ditahan selama seharian hilang seketika. Bahkan, saatsaat
yang paling nikmat adalah pada tegukan pertama saat
kita berbuka. Rasa panas karena dehidrasi juga terobati saat
berbuka. Kenikmatan ini tidak pernah dirasakan oleh orang
yang tidak berpuasa.
Demikian juga kegembiraan ketika bertemu Allah di akhirat
nanti. Segala ketakutan dan kekhawatiran sirna sebagaimana
sirnanya rasa haus dan lapar saat berbuka. Segala kesusahan
dan penderitaan saat hidup di dunia akan hilang sebagaimana
hilangnya kepenatan dan rasa panas saat berbuka.
4. Memasukkan pelakunya ke dalam surga
Suatu hari Abu Umamah datang kepada Nabi SAW dan
bertanya tentang amal yang bisa memasukkannya ke surga.
Imam Ahmad, Nasa'i dan Hakim meriwayatkan dalam hadits
berikut ini:
ت ل ق# -صلى ال عليه وسلم- ف ه* الل # ول س ر ت ي أت# # ال # ق #ة ام أم ى أب# ن ع
.« ه# ل # ل د ع # ل ه ن إ# ف م و الص ب ك ي#ل ع » # ال # ة. ق ن لج ى ا لن خ يد
ل م ع ى ب ن مر
« ام ي بالص ك ي#ل ع » # ال #ق# ف #ة ي ثان * ه ال ت ي أت# ثم
Dari Abu Umamah berkata: Saya datang kepada Rasulullah
SAW, maka saya berkata: "Perintahkan kepada saya dengan
sebuah amal yang dapat memasukkan saya ke dalam surga!"
Rasulullah SAW menjawab: "Berpuasalah, sesungguhnya
tiada tandingan baginya" Kemudian saya datang untuk
kedua kalinya, maka Beliau berkata: "Berpuasalah" (HR.
Ahmad, Nasa'i dan Hakim dan dia menshahihkannya)
Tidakkah kita ingin dimasukkan Allah ke surga yang
kenikmatannya sangat luar biasa hingga membuat setiap
orang yang mengetahuinya akan memiliki kecintaan pada
surga?
5. Puasa sehari di jalan Allah menjauhkan pelakunya
dari neraka sejauh tujuh puluh musim
Diantara keutamaan puasa adalah menjauhkan pelakunya dari
neraka. Satu hari puasa setara dengan penambahan jarak
sejauh tujuh puluh musim dari neraka.
ه ه ج و م و ي ال ك ل# بذ ه* الل د اع ب * إل ه* الل يل ب ى س ا ف م و ي وم ص ي
د ب ع ن ا م م
اj يف ر خ ي ع ب س نار ال ن ع
Tidaklah seorang hamba berpuasa sehari di jalan Allah
kecuali Allah menjauhkan wajahnya dengan hari itu dari api
neraka tujuh puluh musim. (HR. Jama'ah kecuali Abu
Dawud)
Tidakkah kita ingin dijauhkan dari neraka yang
kedahsyatannya sangat luar biasa hingga membuat setiap
orang yang mengetahuinya akan takut pada siksa neraka?
Saudara-saudaraku yang dirahmati Allah,
Demikianlah 5 keutamaan puasa. Semoga dengan mengetahui
keutamaan-keutamaan puasa tersebut kita semakin semangat
berpuasa dan senantiasa ikhlas dalam menjalankannya.
Jangan sampai kita yang telah mendapat ilmu kemudian
terhalang dari mengamalkannya, maka ilmu kita menjadi
tidak manfaat. Karenanya marilah kita berdoa sebagaimana
yang diajarkan Rasulullah SAW :
ل
س ف ن ن م و ع ش يخ # ل
ب ل# ق ن م ع و #ف ن ي # ل
م ل ع ن م بك عوذ أ# نى إ هم * الل
ا له# اب ج ت يس # ل
ة و ع د ن م ع و ب تش
Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari ilmu
yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu’, dari
hawa nafsu yang tidak pernah merasa kenyang, dan dari doa
yang tidak dikabulkan. (HR. Muslim)
Wallaahu a'lam bish shawab
http://downloads.ziddu.com/downloadfile/10703882/CR03-Sunnah-sunnahRamadhan.pdf.html
PERINTAH PUASA
Saudara-saudaraku yang dirahmati Allah…
Saat kita menunggu tamu istimewa datang, ada perasaan
berharap untuk segera mendapatkan kepastian
kedatangannya. Anggaplah ia pejabat, sahabat dekat yang
lama tidak berjumpa, atau calon besan kita. Kita tentu
menunggunya dan menyiapkan penyambutan yang istimewa
pula. Demikian juga, ketika Ramadhan sudah menjadi tamu
istimewa kita. Kita berharap segera menemuinya. Dan,
alhamdulillah, mulai malam ini adalah hari-hari yang kita
tunggu bersama.
Puasa Umat Terdahulu
Satu amalan khusus pada Ramadhan yang tidak dijumpai
pada bulan-bulan lainnya adalah puasa Ramadhan.
Karenanya Ramadhan juga disebut sebagai Syahrush Shiyam.
Kaum muslimin rahimakumullah…
Ternyata perintah puasa tidak hanya ada untuk umat Islam.
Jauh sebelum Rasulullah menerima wahyu, umat-umat
terdahulu juga mendapatkan perintah yang sama. Inilah yang
kita dapati dalam Al-Qur'an :
ن م ين لذ ى ا ل ع ب كت ا م ك يام م الص ك ي ل ع ب كت نوا م آ ذين ل ا ا يه" أ يا
[ [البقرة/ 183
قون ت' ت كم ل ع ل كم ل ب ق
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu
berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang
sebelum kamu, agar kamu bertaqwa. (QS. Al-Baqarah : 183)
Nabi Adam as. setelah diturunkan dari surga bertaubat kepada
Allah swt dan berpuasa selama tiga hari setiap bulan. Itulah
yang kemudian dikenal dengan puasa ayyamul bidh yang
sunah untuk dikerjakan pada setiap tanggal 13, 14 dan 15
hijriyah setiap bulan. Nabi Daud as juga melaksanakan puasa.
Puasanya bahkan lebih berat lagi; yakni satu hari puasa dan
satu hari berbuka. Inilah yang kemudian kita kenal dengan
puasa Daud, sunnah hukumnya bagi umat Muhammad.
Dalam kitab al-Jami’ li Ahkamil Qur’an, Imam Al-Qurthubi
menyebutkan bahwa Allah telah mewajibkan puasa kepada
Yahudi selama 40 hari, sedangkan kepada umat nabi Isa
selama 50 hari.
Hukum Puasa Ramadhan
Ikhwani wa akhwati fillah…
Saat mengetengahkan pembahasan tentang puasa dalam Fiqih
Sunnah, Sayyid Sabiq membukanya dengan menerangkan
definisi puasa. Yang secara umum berarti menahan.
"Sedangkan maksud menurut istilah" kata beliau "Puasa
adalah menahan diri dari segala yang membatalkan puasa,
sejak terbit fajar hingga terbenam matahari dengan disertai
niat".
Puasa Ramadhan hukumnya wajib berdasarkan Al-Qur'an,
Sunnah, dan Ijma'. Ia mulai diwajibkan pada hari Senin
tanggal 1 Sya'ban tahun kedua hijriah.
Dalil Al-Qur'an mengenai wajibnya puasa Ramadhan adalah
firman Allah SWT :
ن م ين لذ ى ا ل ع ب كت ا م ك يام م الص ك ي ل ع ب كت نوا م آ ذين ل ا ا يه" أ يا
[ [البقرة/ 183
قون ت' ت كم ل ع ل كم ل ب ق
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu
berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang
sebelum kamu, agar kamu bertaqwa. (QS. Al-Baqarah : 183)
ى هد . ال ن م / ات ن ي بو اس ' لن ى ل 4 هد ن آ قر . ال يه ف ل ز أن ذي ل ا ان ض م ر ر ه ش
[ [البقرة/ 185 ه صم ي.ل ف ر ه' م الش ك ن م د ه ش ن م ف ان ق فر . وال
Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya
diturunkan Al-Qur'an, sebagai petunjuk bagi manusia dan
penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda
(antara yang benar dan yang batil). Krena itu, barang siapa
diantara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah…" (QS.
Al-Baqarah : 185)
Adapun dalil dari Sunnah adalah sabda Rasulullah SAW :
بن السلم على خس شهادة أن ل إله إل ال وأن ممدا رسول ال
وإقام الصلة وإيتاء الزكاة والج وصوم رمضان
Islam dibangun di atas lima perkara : bersaksi bahwa tiada tuhan kecuali Allah dan Muhammad utusan Allah,
mendirikan shalat, menunaikan zakat, haji, dan puasa
Ramadhan (HR. Bukhari Muslim)
Respon Mukmin terhadap Perintah Allah
Saudara-saudaraku yang dirahmati Allah…
Setelah mengetahui suatu perintah dari Allah SWT,
khususnya kewajiban puasa Ramadhan, bagaimanakan
respon kita sebagai orang mukmin?
Jika orang Yahudi dan Nasrani telah mengubah waktu puasa
sesuai keinginan mereka, sehingga saat puasa bertepatan
dengan musim panas mereka menundanya hingga datang
musim bunga. Dan Allah kemudian mengabadikan sindiran
atas mereka dalam firman-Nya
ا 4 ام ه ع لون R يح روا ف ك ذين ال ه ل ب R يض ر. كف . ي ال ف Vة اد زي ء X ي نس' ا ال نم' إ
[التوبة/ ه الل م' ر ا ح لوا م R يح ه ف الل م' ر ا ح ة م ' د ئوا ع اط يو ل ا 4 ام ه ع مون ر يح و
[37
Sesungguhnya mengundur-undurkan bulan haram itu adalah
menambah kekafiran, disesatkan orang-orang yang kafir
dengan mengundur-undurkan itu, mereka menghalalkannya
pada suatu tahun dan mengharamkannya pada tahun yang
lain, agar mereka dapat mensesuaikan dengan bilangan yang
Allah mengharamkannya maka mereka menghalalkan apa
yang diharamkan Allah… (QS. At-Taubah : 37)
Jika Yahudi dan Nasrani merespon perintah Allah dengan
pengkhianatan dan pendurhakaan, maka respon kaum
mukminin berbeda secara diametral dengan mereka.
Gambaran kaum mukminin adalah seperti firman Allah
SWT :
هم ل كون ي . ن ا أ 4 ر م ه أ ل سو ر ه و ى الل ض ا ق إذ /ة ن م مؤ لا و / ن م مؤ ل كان ا م و
[ [الحزاب/ 36 م ه ر م أ ن ة م ر ي خ. ال
Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak
(pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan
Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi
mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. (QS. Al-
Ahzab : 36)
Maka, marilah kita bersama menunaikan ibadah puasa
Ramadhan yang jatuh mulai besok pagi sebagai respon kita
terhadap perintah Allah SWT.
Keutamaan Ramadhan
Kaum muslimin yang berbahagia,
Ramadhan yang hadir sejak malam ini sampai satu bulan
penuh merupakan bulan istimewa yang memiliki berbagai
keutamaan.
Pertama, pada bulan Ramadhan pintu-pintu surga dibuka dan
pintu-pintu neraka ditutup. Rasulullah SAW bersabda :
ح ت. يف ه ام صي كم ي ل ع ه الل ض تر . اف c ك بار م cر ه ش ان ض م ر ر ه ش كم اء ج د ق
يم جح . ب ال ا بو أ يه ق ف ل يغ و نة' ج. ال واب أب يه ف
Telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah,
diwajibkan kepada kalian ibadah puasa, dibukakam pintupintu
surga dan ditutuplah pintu-pintu neraka (HR. Ahmad)
Kedua, terdapat lailatul qadar di dalamnya. Kelanjutan hadits
di atas berbunyi :
د ق ا ف ه ر ي خ م حر ن م / ر ه ش ف. أل ن م cر ي خ Vة ل ي ل يه ي ف اط ي' الش يه ل ف R تغ و
م حر
di dalamnya terdapat malam yang lebih baik dari seribu
bulan. Barangsiapa yang tidak mendapatkan kebaikannya
berarti ia telah benar-benar terhalang/terjauhkan (dari
kebaikan) (HR. Ahmad)
Ketiga, penghapus dosa dari Ramadhan ke Ramadhan
berikutnya
الصلوات المس والمعة إل المعة ورمضان إل رمضان مكفرات
ما بينهن إذا اجتنب الكبائر
Shalat lima waktu, antara shalat Jum'at ke Shalat Jum'at dan
Ramadhan ke Ramadhan penghapus dosa diantara kesuanya,
jika dijauhi dosa-dosa besar. (HR. Muslim)
Keempat, puasa Ramadhan karena iman dan mengharap
pahala penghapus dosa yang telah lalu.
من صام رمضان إيانا واحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه
Barangsiapa yang berpuasa karena iman dan mengharap
perhitungan (pahala) akan diampuni dosa-dosanya yang
telah lalu. (Muttafaq 'Alaih)
Mari Ikhlaskan Niat
Karenanya, wahai saudaraku kaum muslimin…
Mari kita ikhlaskan niat kita sejak malam ini. Kita bulatkan
tekad kita untuk berpuasa pada esok hari semata-mata karena
Allah SWT. Kita azzamkan diri kita untuk mengoptimalkan
Ramadhan ini sebaik-baiknya. Kita perlu untuk senantiasa
memeriksa hati kita, sehingga niat kita betul-betul karena
Allah, bukan karena yang lainnya.
[ [البينة/ 5 اء ف حن ين ه الد ل ي ص ل مخ ه دوا الل ب ع ي لا ل إ روا أم ا م و
Dan mereka tidak disuruh kecuali supaya beribadah kepada
Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam
(menjalankan) agama yang lurus... (QS. Al-Bayyinah : 5)
Rasulullah juga mewanti-wanti umatnya agar tetap berada
dalam keikhlasan, karena tanpa keikhlasan, ibadah apapun
yang dilakukan seseorang tidak akan diterima Allah SWT.
ى إل ه ت ر ج ه ت كان ن م وى ، ف ا ن م / ئ ر م ا ل م' إن ، و ية' ن بال ل ا عم ا ال نم' إ
ا ني د ى ل ه إ ت ر ج ه ت ان ك ن م ، و ه سول ر و ه ى الل إل ته ر ج ه ف ه سول ر و ه الل
ه ي إل ر اج ا ه ى م إل ته ر ج ه ا ، ف جه ' و ز ت ة ي / أ ر ام و ا أ به ي يص
Sesungguhnya segala amal tergantung pada niatnya dan
sesungguhnya bagi setiap orang apa yang ia niatkan. Maka
barangsiapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya
maka hijrahnya itu untuk Allah dan Rasul-Nya, barangsiapa
yang hijrahnya karena dunia yang ingin diperolehnya atau
karena wanita yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya
menuju apa yang ia niatkan. (HR. Bukhari dan Muslim)
Wallaahu a'lam bish shawab.
http://www.ziddu.com/download/10703883/CR01-PerintahPuasa.pdf.html
Saat kita menunggu tamu istimewa datang, ada perasaan
berharap untuk segera mendapatkan kepastian
kedatangannya. Anggaplah ia pejabat, sahabat dekat yang
lama tidak berjumpa, atau calon besan kita. Kita tentu
menunggunya dan menyiapkan penyambutan yang istimewa
pula. Demikian juga, ketika Ramadhan sudah menjadi tamu
istimewa kita. Kita berharap segera menemuinya. Dan,
alhamdulillah, mulai malam ini adalah hari-hari yang kita
tunggu bersama.
Puasa Umat Terdahulu
Satu amalan khusus pada Ramadhan yang tidak dijumpai
pada bulan-bulan lainnya adalah puasa Ramadhan.
Karenanya Ramadhan juga disebut sebagai Syahrush Shiyam.
Kaum muslimin rahimakumullah…
Ternyata perintah puasa tidak hanya ada untuk umat Islam.
Jauh sebelum Rasulullah menerima wahyu, umat-umat
terdahulu juga mendapatkan perintah yang sama. Inilah yang
kita dapati dalam Al-Qur'an :
ن م ين لذ ى ا ل ع ب كت ا م ك يام م الص ك ي ل ع ب كت نوا م آ ذين ل ا ا يه" أ يا
[ [البقرة/ 183
قون ت' ت كم ل ع ل كم ل ب ق
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu
berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang
sebelum kamu, agar kamu bertaqwa. (QS. Al-Baqarah : 183)
Nabi Adam as. setelah diturunkan dari surga bertaubat kepada
Allah swt dan berpuasa selama tiga hari setiap bulan. Itulah
yang kemudian dikenal dengan puasa ayyamul bidh yang
sunah untuk dikerjakan pada setiap tanggal 13, 14 dan 15
hijriyah setiap bulan. Nabi Daud as juga melaksanakan puasa.
Puasanya bahkan lebih berat lagi; yakni satu hari puasa dan
satu hari berbuka. Inilah yang kemudian kita kenal dengan
puasa Daud, sunnah hukumnya bagi umat Muhammad.
Dalam kitab al-Jami’ li Ahkamil Qur’an, Imam Al-Qurthubi
menyebutkan bahwa Allah telah mewajibkan puasa kepada
Yahudi selama 40 hari, sedangkan kepada umat nabi Isa
selama 50 hari.
Hukum Puasa Ramadhan
Ikhwani wa akhwati fillah…
Saat mengetengahkan pembahasan tentang puasa dalam Fiqih
Sunnah, Sayyid Sabiq membukanya dengan menerangkan
definisi puasa. Yang secara umum berarti menahan.
"Sedangkan maksud menurut istilah" kata beliau "Puasa
adalah menahan diri dari segala yang membatalkan puasa,
sejak terbit fajar hingga terbenam matahari dengan disertai
niat".
Puasa Ramadhan hukumnya wajib berdasarkan Al-Qur'an,
Sunnah, dan Ijma'. Ia mulai diwajibkan pada hari Senin
tanggal 1 Sya'ban tahun kedua hijriah.
Dalil Al-Qur'an mengenai wajibnya puasa Ramadhan adalah
firman Allah SWT :
ن م ين لذ ى ا ل ع ب كت ا م ك يام م الص ك ي ل ع ب كت نوا م آ ذين ل ا ا يه" أ يا
[ [البقرة/ 183
قون ت' ت كم ل ع ل كم ل ب ق
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu
berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang
sebelum kamu, agar kamu bertaqwa. (QS. Al-Baqarah : 183)
ى هد . ال ن م / ات ن ي بو اس ' لن ى ل 4 هد ن آ قر . ال يه ف ل ز أن ذي ل ا ان ض م ر ر ه ش
[ [البقرة/ 185 ه صم ي.ل ف ر ه' م الش ك ن م د ه ش ن م ف ان ق فر . وال
Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya
diturunkan Al-Qur'an, sebagai petunjuk bagi manusia dan
penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda
(antara yang benar dan yang batil). Krena itu, barang siapa
diantara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah…" (QS.
Al-Baqarah : 185)
Adapun dalil dari Sunnah adalah sabda Rasulullah SAW :
بن السلم على خس شهادة أن ل إله إل ال وأن ممدا رسول ال
وإقام الصلة وإيتاء الزكاة والج وصوم رمضان
Islam dibangun di atas lima perkara : bersaksi bahwa tiada tuhan kecuali Allah dan Muhammad utusan Allah,
mendirikan shalat, menunaikan zakat, haji, dan puasa
Ramadhan (HR. Bukhari Muslim)
Respon Mukmin terhadap Perintah Allah
Saudara-saudaraku yang dirahmati Allah…
Setelah mengetahui suatu perintah dari Allah SWT,
khususnya kewajiban puasa Ramadhan, bagaimanakan
respon kita sebagai orang mukmin?
Jika orang Yahudi dan Nasrani telah mengubah waktu puasa
sesuai keinginan mereka, sehingga saat puasa bertepatan
dengan musim panas mereka menundanya hingga datang
musim bunga. Dan Allah kemudian mengabadikan sindiran
atas mereka dalam firman-Nya
ا 4 ام ه ع لون R يح روا ف ك ذين ال ه ل ب R يض ر. كف . ي ال ف Vة اد زي ء X ي نس' ا ال نم' إ
[التوبة/ ه الل م' ر ا ح لوا م R يح ه ف الل م' ر ا ح ة م ' د ئوا ع اط يو ل ا 4 ام ه ع مون ر يح و
[37
Sesungguhnya mengundur-undurkan bulan haram itu adalah
menambah kekafiran, disesatkan orang-orang yang kafir
dengan mengundur-undurkan itu, mereka menghalalkannya
pada suatu tahun dan mengharamkannya pada tahun yang
lain, agar mereka dapat mensesuaikan dengan bilangan yang
Allah mengharamkannya maka mereka menghalalkan apa
yang diharamkan Allah… (QS. At-Taubah : 37)
Jika Yahudi dan Nasrani merespon perintah Allah dengan
pengkhianatan dan pendurhakaan, maka respon kaum
mukminin berbeda secara diametral dengan mereka.
Gambaran kaum mukminin adalah seperti firman Allah
SWT :
هم ل كون ي . ن ا أ 4 ر م ه أ ل سو ر ه و ى الل ض ا ق إذ /ة ن م مؤ لا و / ن م مؤ ل كان ا م و
[ [الحزاب/ 36 م ه ر م أ ن ة م ر ي خ. ال
Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak
(pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan
Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi
mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. (QS. Al-
Ahzab : 36)
Maka, marilah kita bersama menunaikan ibadah puasa
Ramadhan yang jatuh mulai besok pagi sebagai respon kita
terhadap perintah Allah SWT.
Keutamaan Ramadhan
Kaum muslimin yang berbahagia,
Ramadhan yang hadir sejak malam ini sampai satu bulan
penuh merupakan bulan istimewa yang memiliki berbagai
keutamaan.
Pertama, pada bulan Ramadhan pintu-pintu surga dibuka dan
pintu-pintu neraka ditutup. Rasulullah SAW bersabda :
ح ت. يف ه ام صي كم ي ل ع ه الل ض تر . اف c ك بار م cر ه ش ان ض م ر ر ه ش كم اء ج د ق
يم جح . ب ال ا بو أ يه ق ف ل يغ و نة' ج. ال واب أب يه ف
Telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah,
diwajibkan kepada kalian ibadah puasa, dibukakam pintupintu
surga dan ditutuplah pintu-pintu neraka (HR. Ahmad)
Kedua, terdapat lailatul qadar di dalamnya. Kelanjutan hadits
di atas berbunyi :
د ق ا ف ه ر ي خ م حر ن م / ر ه ش ف. أل ن م cر ي خ Vة ل ي ل يه ي ف اط ي' الش يه ل ف R تغ و
م حر
di dalamnya terdapat malam yang lebih baik dari seribu
bulan. Barangsiapa yang tidak mendapatkan kebaikannya
berarti ia telah benar-benar terhalang/terjauhkan (dari
kebaikan) (HR. Ahmad)
Ketiga, penghapus dosa dari Ramadhan ke Ramadhan
berikutnya
الصلوات المس والمعة إل المعة ورمضان إل رمضان مكفرات
ما بينهن إذا اجتنب الكبائر
Shalat lima waktu, antara shalat Jum'at ke Shalat Jum'at dan
Ramadhan ke Ramadhan penghapus dosa diantara kesuanya,
jika dijauhi dosa-dosa besar. (HR. Muslim)
Keempat, puasa Ramadhan karena iman dan mengharap
pahala penghapus dosa yang telah lalu.
من صام رمضان إيانا واحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه
Barangsiapa yang berpuasa karena iman dan mengharap
perhitungan (pahala) akan diampuni dosa-dosanya yang
telah lalu. (Muttafaq 'Alaih)
Mari Ikhlaskan Niat
Karenanya, wahai saudaraku kaum muslimin…
Mari kita ikhlaskan niat kita sejak malam ini. Kita bulatkan
tekad kita untuk berpuasa pada esok hari semata-mata karena
Allah SWT. Kita azzamkan diri kita untuk mengoptimalkan
Ramadhan ini sebaik-baiknya. Kita perlu untuk senantiasa
memeriksa hati kita, sehingga niat kita betul-betul karena
Allah, bukan karena yang lainnya.
[ [البينة/ 5 اء ف حن ين ه الد ل ي ص ل مخ ه دوا الل ب ع ي لا ل إ روا أم ا م و
Dan mereka tidak disuruh kecuali supaya beribadah kepada
Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam
(menjalankan) agama yang lurus... (QS. Al-Bayyinah : 5)
Rasulullah juga mewanti-wanti umatnya agar tetap berada
dalam keikhlasan, karena tanpa keikhlasan, ibadah apapun
yang dilakukan seseorang tidak akan diterima Allah SWT.
ى إل ه ت ر ج ه ت كان ن م وى ، ف ا ن م / ئ ر م ا ل م' إن ، و ية' ن بال ل ا عم ا ال نم' إ
ا ني د ى ل ه إ ت ر ج ه ت ان ك ن م ، و ه سول ر و ه ى الل إل ته ر ج ه ف ه سول ر و ه الل
ه ي إل ر اج ا ه ى م إل ته ر ج ه ا ، ف جه ' و ز ت ة ي / أ ر ام و ا أ به ي يص
Sesungguhnya segala amal tergantung pada niatnya dan
sesungguhnya bagi setiap orang apa yang ia niatkan. Maka
barangsiapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya
maka hijrahnya itu untuk Allah dan Rasul-Nya, barangsiapa
yang hijrahnya karena dunia yang ingin diperolehnya atau
karena wanita yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya
menuju apa yang ia niatkan. (HR. Bukhari dan Muslim)
Wallaahu a'lam bish shawab.
http://www.ziddu.com/download/10703883/CR01-PerintahPuasa.pdf.html
LAILATUL QADAR ... gejalanya ...
Bismillahirrahmanirrahiim
Tanda Lailatul Qadar :
Pertama, udara dan angin sekitar terasa tenang. Sebagaimana dari Ibnu Abbas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَيْلَةُ القَدَرِ لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلَقَةٌ لَا حَارَةً وَلَا بَارِدَةً تُصْبِحُ الشَمْسُ صَبِيْحَتُهَا ضَعِيْفَةٌ حَمْرَاء
“Lailatul qadar adalah malam yang penuh kelembutan, cerah, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar lemah dan nampak kemerah-merahan.” (HR. Ath Thoyalisi. Haytsami mengatakan periwayatnya adalah tsiqoh /terpercaya)
Kedua, malaikat turun dengan membawa ketenangan sehingga manusia merasakan ketenangan tersebut dan merasakan kelezatan dalam beribadah yang tidak didapatkan pada hari-hari yang lain.
Ketiga, manusia dapat melihat malam ini dalam mimpinya sebagaimana terjadi pada sebagian sahabat.
Keempat, matahari akan terbit pada pagi harinya dalam keadaan jernih, tidak ada sinar. Dari Abi bin Ka’ab bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Shubuh hari dari malam lailatul qadar matahari terbit tanpa sinar, seolah-olah mirip bejana hingga matahari itu naik.” (HR. Muslim no. 1174)
Lailatul Qadar itu terjadi pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
“Carilah lailatul qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari no. 2020 dan Muslim no. 1169)
Terjadinya lailatul qadar di malam-malam ganjil itu lebih memungkinkan daripada malam-malam genap, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
“Carilah lailatul qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari no. 2017)
Lalu kapan tanggal pasti lailatul qadar terjadi? Ibnu Hajar Al Asqolani telah menyebutkan empat puluhan pendapat ulama dalam masalah ini. Namun pendapat yang paling kuat dari berbagai pendapat yang ada sebagaimana dikatakan oleh beliau adalah lailatul qadar itu terjadi pada malam ganjil dari sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan dan waktunya berpindah-pindah dari tahun ke tahun
(Lihat Fathul Baari, 6/306, Mawqi’ Al Islam, Asy Syamilah)
.
Mungkin pada tahun tertentu terjadi pada malam kedua puluh tujuh atau mungkin juga pada tahun yang berikutnya terjadi pada malam kedua puluh lima, itu semua tergantung kehendak dan hikmah Allah Ta’ala. Hal ini dikuatkan oleh sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,
الْتَمِسُوهَا فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى تَاسِعَةٍ تَبْقَى ، فِى سَابِعَةٍ تَبْقَى ، فِى خَامِسَةٍ تَبْقَى
“Carilah lailatul qadar di sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan pada sembilan, tujuh, dan lima malam yang tersisa.” (HR. Bukhari no. 2021)
Para ulama mengatakan bahwa hikmah Allah menyembunyikan pengetahuan tanggal pasti terjadinya lailatul qadar adalah agar orang bersemangat untuk mencarinya. Hal ini berbeda jika lailatul qadar sudah ditentukan tanggal pastinya, justru nanti malah orang-orang akan bermalas-malasan. (-idem-)
Wahai manusia! Sungguh telah datang pada kamu sekalian bulan Allah dengan membawa berkah, rahmat dan maghfirah (keampunan).
Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. saat demi saatnya adalah saat-saat paling utama. Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan-Nya. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu adalah ibadah, amal-amalmu diterima, dan doa-doamu dimakbulkan.
Bermohonlah kepada Allah Rabbmu, dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan puasa dan membaca kitab-Nya. Celakalahorang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu, kelaparan dan kehausan di hari Kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin.
Muliakanlah orang-orang tuamu, sayangilah yang muda, eratkanlah tali persudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya, dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya.
Kasihanilah anak-anak yatim, niscaya kamu akan dikasihi manusia. Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu solatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih;
Dia menjawab kepada hamba Nya ketika mereka menyeru-Nya, Dia menyambut hamba Nya, ketika mereka memanggil-Nya, dan Dia mengabulkan permintaan hamba Nya, ketika mereka berdoa kepada-Nya.
Ramadhan adalah bulan agung. Kedatangannya perlu disambut dengan penuh kegembiraan dan penghormatan yang agung pula. Apalagi kedatangan Ramadhan cuma setahun sekali.
Keagungan Ramadhan diisyaratkan oleh sejumlah nash al-Quran maupun as-Sunnah, baik secara langsung maupun tak langsung; di antaranya saat Allah SWT menegaskan bahwa pada bulan Ramadhanlah al-Quran Mulia diturunkan (Lihat: QS al-Baqarah [2]: 185). Karena itu, kaum Muslim menyebut Ramadhan sebagai ‘bulan al-Quran’ (syahr al-Qur’an); selain karena di bulan inilah kaum Muslim lebih banyak lagi membaca al-Quran dibandingkan dengan di bulan-bulan lain.
Selain itu, di bulan Ramadhan pula terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan, yakni Lailatul Qadar (QS al-Qadar [97]: 1), yang banyak dirindukan oleh kaum Muslim. Karena itu, kaum Muslim pun menyebut Ramadhan sebagai ‘bulan keberkahan’ (syahr[un] mubarak); selain karena di bulan ini pula Allah SWT melimpahkan pahala yang berlipat ganda hingga ratusan kali lipat untuk setiap amal salih dibandingkan dengan di bulan-bulan lain.
Rasulullah saw. pun bersabda:
قَدْ جَاءَكُمْ رَمَضَانَ شَهْرٌ مَبَارَكٌ اِفْتَرَضَ اللهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ تُفْتَحُ فِيْهَ أَبْوَابُ الجَنَّةِ وَ تُغْلَقُ فِيْهِ أَبْوَابُ الجَحِيْمِ وَ تُغَلُّ فِيْهِ الشَّيَاطِيْنُ فِيْهِ لَيْلَةٌ خَيْرُ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan keberkahan. Allah telah mewajibkan kalian shaum di dalamnya. Di bulan itu pintu-pintu surga di buka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu. Di bulan itu pula terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan (HR an-Nasa’i dan al-Baihaqi).
Wahai manusia!
Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa)-mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu. Iaitu memperbanyakan solat sunat ( diantaranya solat sunat Tarawih).
Ketahuilah! Allah ta'ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengazab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabbul 'Alamin. ( yaitu di hari kiamat nanti).
Wahai manusia!
Barangsiapa di antaramu memberi makanan untuk berbuka puasa kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ramadhan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang hamba sahaya, dan ia diberi ampunan atas dosa-dosanya yang lalu.
(Sahabat- sahabat bertanya, " Ya Rasulullah! Tidaklah kami semua mampu berbuat demikian." Rasulullah Menjawab Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya bersedekah dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya bersedekah dengan seteguk air.
Wahai manusia!
Barangsiapa menahan keburukkannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakannya pada hari ia berjumpa dengan-nya.
Barangsiapa menyambungkan tali persudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.
Barangsiapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.
Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini ( seperti solat sunat tarawikh) , Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka.
Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa pada bulan ini membaca satu ayat Al-Qur’an, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Qur'an pada bulan-bulan yang lain.
Wahai manusia!
Sesungguhnya pintu-pintu syurga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak akan pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Syaitan-syaitan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu. Ali bin Abi Thalib r.a. berdiri dan berkata,"Ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama di bulan ramadhan ini? " Jawab Baginda, “Ya abal Hasan! Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah."
Kalaulah umatku tahu akan kebaikan , peluang dan kesempatan di bulan Ramadhan , niscaya ummatku akan menginginkan ramadhan itu satu tahun . kerana kebaikannya di lipat gandakan, dosa diampunkan, doa di kabulkan, dan syurga merindukan orang yang sedang berpuasa.
Syurga merindukan kepada 4 golongan manusia, yaitu yang membaca Al- Quran, yang memberi makan kepada yang berpuasa, yang menjaga lisan dan yang berpuasa di bulan ramadhan.
Subhanallah, begitu mulianya bulan ramadhan.
Wallahu Ta’alaa ‘Alam Bis shawwab
@semoga bermanfa’at@
http://www.facebook.com/photo.php?fbid=158121074263369&set=a.154455067963303.39672.124803064261837&type=1&theater
Tanda Lailatul Qadar :
Pertama, udara dan angin sekitar terasa tenang. Sebagaimana dari Ibnu Abbas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَيْلَةُ القَدَرِ لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلَقَةٌ لَا حَارَةً وَلَا بَارِدَةً تُصْبِحُ الشَمْسُ صَبِيْحَتُهَا ضَعِيْفَةٌ حَمْرَاء
“Lailatul qadar adalah malam yang penuh kelembutan, cerah, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar lemah dan nampak kemerah-merahan.” (HR. Ath Thoyalisi. Haytsami mengatakan periwayatnya adalah tsiqoh /terpercaya)
Kedua, malaikat turun dengan membawa ketenangan sehingga manusia merasakan ketenangan tersebut dan merasakan kelezatan dalam beribadah yang tidak didapatkan pada hari-hari yang lain.
Ketiga, manusia dapat melihat malam ini dalam mimpinya sebagaimana terjadi pada sebagian sahabat.
Keempat, matahari akan terbit pada pagi harinya dalam keadaan jernih, tidak ada sinar. Dari Abi bin Ka’ab bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Shubuh hari dari malam lailatul qadar matahari terbit tanpa sinar, seolah-olah mirip bejana hingga matahari itu naik.” (HR. Muslim no. 1174)
Lailatul Qadar itu terjadi pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
“Carilah lailatul qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari no. 2020 dan Muslim no. 1169)
Terjadinya lailatul qadar di malam-malam ganjil itu lebih memungkinkan daripada malam-malam genap, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
“Carilah lailatul qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari no. 2017)
Lalu kapan tanggal pasti lailatul qadar terjadi? Ibnu Hajar Al Asqolani telah menyebutkan empat puluhan pendapat ulama dalam masalah ini. Namun pendapat yang paling kuat dari berbagai pendapat yang ada sebagaimana dikatakan oleh beliau adalah lailatul qadar itu terjadi pada malam ganjil dari sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan dan waktunya berpindah-pindah dari tahun ke tahun
(Lihat Fathul Baari, 6/306, Mawqi’ Al Islam, Asy Syamilah)
.
Mungkin pada tahun tertentu terjadi pada malam kedua puluh tujuh atau mungkin juga pada tahun yang berikutnya terjadi pada malam kedua puluh lima, itu semua tergantung kehendak dan hikmah Allah Ta’ala. Hal ini dikuatkan oleh sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,
الْتَمِسُوهَا فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى تَاسِعَةٍ تَبْقَى ، فِى سَابِعَةٍ تَبْقَى ، فِى خَامِسَةٍ تَبْقَى
“Carilah lailatul qadar di sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan pada sembilan, tujuh, dan lima malam yang tersisa.” (HR. Bukhari no. 2021)
Para ulama mengatakan bahwa hikmah Allah menyembunyikan pengetahuan tanggal pasti terjadinya lailatul qadar adalah agar orang bersemangat untuk mencarinya. Hal ini berbeda jika lailatul qadar sudah ditentukan tanggal pastinya, justru nanti malah orang-orang akan bermalas-malasan. (-idem-)
Wahai manusia! Sungguh telah datang pada kamu sekalian bulan Allah dengan membawa berkah, rahmat dan maghfirah (keampunan).
Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. saat demi saatnya adalah saat-saat paling utama. Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan-Nya. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu adalah ibadah, amal-amalmu diterima, dan doa-doamu dimakbulkan.
Bermohonlah kepada Allah Rabbmu, dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan puasa dan membaca kitab-Nya. Celakalahorang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu, kelaparan dan kehausan di hari Kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin.
Muliakanlah orang-orang tuamu, sayangilah yang muda, eratkanlah tali persudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya, dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya.
Kasihanilah anak-anak yatim, niscaya kamu akan dikasihi manusia. Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu solatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih;
Dia menjawab kepada hamba Nya ketika mereka menyeru-Nya, Dia menyambut hamba Nya, ketika mereka memanggil-Nya, dan Dia mengabulkan permintaan hamba Nya, ketika mereka berdoa kepada-Nya.
Ramadhan adalah bulan agung. Kedatangannya perlu disambut dengan penuh kegembiraan dan penghormatan yang agung pula. Apalagi kedatangan Ramadhan cuma setahun sekali.
Keagungan Ramadhan diisyaratkan oleh sejumlah nash al-Quran maupun as-Sunnah, baik secara langsung maupun tak langsung; di antaranya saat Allah SWT menegaskan bahwa pada bulan Ramadhanlah al-Quran Mulia diturunkan (Lihat: QS al-Baqarah [2]: 185). Karena itu, kaum Muslim menyebut Ramadhan sebagai ‘bulan al-Quran’ (syahr al-Qur’an); selain karena di bulan inilah kaum Muslim lebih banyak lagi membaca al-Quran dibandingkan dengan di bulan-bulan lain.
Selain itu, di bulan Ramadhan pula terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan, yakni Lailatul Qadar (QS al-Qadar [97]: 1), yang banyak dirindukan oleh kaum Muslim. Karena itu, kaum Muslim pun menyebut Ramadhan sebagai ‘bulan keberkahan’ (syahr[un] mubarak); selain karena di bulan ini pula Allah SWT melimpahkan pahala yang berlipat ganda hingga ratusan kali lipat untuk setiap amal salih dibandingkan dengan di bulan-bulan lain.
Rasulullah saw. pun bersabda:
قَدْ جَاءَكُمْ رَمَضَانَ شَهْرٌ مَبَارَكٌ اِفْتَرَضَ اللهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ تُفْتَحُ فِيْهَ أَبْوَابُ الجَنَّةِ وَ تُغْلَقُ فِيْهِ أَبْوَابُ الجَحِيْمِ وَ تُغَلُّ فِيْهِ الشَّيَاطِيْنُ فِيْهِ لَيْلَةٌ خَيْرُ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan keberkahan. Allah telah mewajibkan kalian shaum di dalamnya. Di bulan itu pintu-pintu surga di buka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu. Di bulan itu pula terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan (HR an-Nasa’i dan al-Baihaqi).
Wahai manusia!
Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa)-mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu. Iaitu memperbanyakan solat sunat ( diantaranya solat sunat Tarawih).
Ketahuilah! Allah ta'ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengazab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabbul 'Alamin. ( yaitu di hari kiamat nanti).
Wahai manusia!
Barangsiapa di antaramu memberi makanan untuk berbuka puasa kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ramadhan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang hamba sahaya, dan ia diberi ampunan atas dosa-dosanya yang lalu.
(Sahabat- sahabat bertanya, " Ya Rasulullah! Tidaklah kami semua mampu berbuat demikian." Rasulullah Menjawab Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya bersedekah dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya bersedekah dengan seteguk air.
Wahai manusia!
Barangsiapa menahan keburukkannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakannya pada hari ia berjumpa dengan-nya.
Barangsiapa menyambungkan tali persudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.
Barangsiapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.
Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini ( seperti solat sunat tarawikh) , Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka.
Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa pada bulan ini membaca satu ayat Al-Qur’an, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Qur'an pada bulan-bulan yang lain.
Wahai manusia!
Sesungguhnya pintu-pintu syurga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak akan pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Syaitan-syaitan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu. Ali bin Abi Thalib r.a. berdiri dan berkata,"Ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama di bulan ramadhan ini? " Jawab Baginda, “Ya abal Hasan! Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah."
Kalaulah umatku tahu akan kebaikan , peluang dan kesempatan di bulan Ramadhan , niscaya ummatku akan menginginkan ramadhan itu satu tahun . kerana kebaikannya di lipat gandakan, dosa diampunkan, doa di kabulkan, dan syurga merindukan orang yang sedang berpuasa.
Syurga merindukan kepada 4 golongan manusia, yaitu yang membaca Al- Quran, yang memberi makan kepada yang berpuasa, yang menjaga lisan dan yang berpuasa di bulan ramadhan.
Subhanallah, begitu mulianya bulan ramadhan.
Wallahu Ta’alaa ‘Alam Bis shawwab
@semoga bermanfa’at@
http://www.facebook.com/photo.php?fbid=158121074263369&set=a.154455067963303.39672.124803064261837&type=1&theater
Senin, 23 Mei 2011
proses belajar teknik penggunaan model synectik
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Dalam proses belajar mengajar pada dasarnya merupakan proses interaksi antara yang belajar (siswa) dengan pengajar (guru). Seorang siswa telah dikatakan belajar apabila ia telah mengetahui sesuatu yang sebelumnya ia tidak dapat mengetahuinya, termasuk sikap tertentu yang sebelumnya belum dimilikinya. Sebaliknya, seorang guru dikatakan telah mengajar apabila ia telah membantu siswa atau orang lain untuk memperoleh perubahan yang dikehendaki.
Guru sebagai fasilitator dalam proses belajar mengajar hendaknya berupaya menciptakan situasi dan kondisi yang memungkinkan terjadinya proses belajar mengajar yang efektif dan efesien untuk para siswanya. Dalam hal ini dapat meningkatkan efektivitas kegiatan belajar mengajar.
Model mengajar adalah suatu rencana atau pola mengajar yang digunakan oleh guru dalam menyusun kurikulum, mengatur materi-materi pelajaran dan petunjuk bagaimana seharusnya guru mengajar di kelas.
Mengingat beragamnya model mengajar yang telah diterapkan di sekolah-sekolah ini, tentu akan lebih bijaksana bila guru memilih dan mencoba menggunakan model mengajar secara bervariasi untuk meningkatkan kualitas profesi dan produktivitasnya dalam mengacu pada pemenuhan kebutuhan siswa, dan hal inilah yang dilakukan oleh guru-guru di SD Inpres Rappokalling I Makassar untuk mencoba model synectik diterapkan dalam proses belajar mengajar.
Dalam penerapan model synectik ini oleh guru, yakni guru tersebut hanya memberikan gambaran atau informasi tentang suatu bahan pelajaran kemudian siswa atau informasi tentang suatu bahan pelajaran kemudian siswa tersebut mengelolanya sendiri, nanti pada tahap akhir baru guru memberikan bimbingan lagi. Jadi peranan guru hanya memberikan bimbingan pada tahap awal dan tahap akhir kegiatan.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka penulis mengangkat beberapa permasalahan sebagai berikut:
1. Bagaimana teknik penggunaan/ penerapan model synectik dalam proses belajar mengajar di SD Inpres Rappokalling I Makassar.
2. Faktor-faktor apa yang menjadi penunjang dan penghambat penerapan model synectik dalam proses belajar mengajar di SD Inpres Rappokalling I Makassar.
C. Hipotesis
Adapun hipotesis yang merupakan jawaban sementara dari permasalahan di atas, adalah:
1. Teknik penerapan model synectik oleh guru-guru dalam proses belajar mengajar adalah model yang berhasil memecahkan masalah atau kesulitan belajar yang mereka miliki.
2. Mengingat bahwa model synectik adalah model pengembangan kreatifitas berfikir siswa untuk memecahkan kesulitan berfikir dalam belajar, berdasarkan analisa tersebut maka dapat dipikirkan bahwa model synectik efektif diterapkan dalam proses belajar mengajar.
D. Pengertian Judul dan Defenisi Operasional
Agar skripsi ini mudah dipahami dan dimengerti dengan jelas, maka akan diberikan pengertian kata-kata yang dianggap penting untuk memahami judul tersebut di atas adapun kata-kata yang dimaksud adalah:
“Model synectik”, model pengembangan kreatifitas untuk memecahkan masalah dengan melatih individu untuk bekerjasama mengatasi problema, sehingga mampu meningkatkan produktivitasnya.1
“Proses Belajar Mengajar, proses komunikasi, proses penyampaian pesan dari sumber pesan melalui saluran atau media tertentu ke penerima pesan.2
Berdasarkan pengertian tersebut di atas, maka penulis dapat menyimpulkan pengertian judul bahwa model synectic dalam proses belajar mengajar adalah model pengembangan kreatifitas untuk memecahkan masalah dengan melatih individu untuk bekerjasama mengatasi problema. Sehingga mampu meningkatkan produktivitasnya dengan melibatkan seluruh komponen yang ada dalam unsur pendidikan baik itu guru, lingkungan siswa, sarana masyarakat sehingga terjadi proses belajar mengajar yang efektif dan efisien, sehingga tercapai tujuan yang diharapkan.
E. Tujuan dan Kegunaan Penelitian
1. Tujuan Penelitian
Adapun tujuan penelitian adalah sebagai berikut:
a. Untuk memperoleh data tentang sejauhmana penguasaan guru dan pemahaman siswa terhadap mata pelajaran apabila menggunakan model synectik.
b. Untuk mengetahui kerajinan dan perhatian siswa terhadap mata pelajaran apabila menggunakan model synectik dalam proses belajar mengajar di SD Inpres Rappokalling I Makassar.
2. Kegunaan Penelitian
Adapun kegunaan penelitian ini pada intinya, sebagai berikut:
a. Untuk menjadi pertimbangan bagi pembaca pada khususnya pendidik dan si terdidik pertimbangan bagi pembaca pada khususnya pendidik dan si terdidik dalam proses belajar mengajar.
b. Agar supaya hasil penelitian nanti dapat memberikan gambaran kepada pembaca tentang hal-hal yang menjadi faktor pendukung didalam pelaksanaan penggunaan model synectik dalam proses belajar mengajar di SD Inpres Rappokalling I Makassar.
c. Memberikan konstribusi pemikiran atau strategi dan operasionalisasi tentang penggunaan model synectik dalam proses belajar mengajar di SD Inpres Rappokalling I Makassar.
d. Supaya hasil penelitian nanti dapat berfungsi sebagai informasi kepada pembaca tentang sejauh mana penggunaan model synectik dalam proses belajar mengajar di SD Inpres Rappokalling I Makassar.
http://www.koleksiskripsi.com/2010/11/penguasaan-guru-dan-pemahaman-siswa.html
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Dalam proses belajar mengajar pada dasarnya merupakan proses interaksi antara yang belajar (siswa) dengan pengajar (guru). Seorang siswa telah dikatakan belajar apabila ia telah mengetahui sesuatu yang sebelumnya ia tidak dapat mengetahuinya, termasuk sikap tertentu yang sebelumnya belum dimilikinya. Sebaliknya, seorang guru dikatakan telah mengajar apabila ia telah membantu siswa atau orang lain untuk memperoleh perubahan yang dikehendaki.
Guru sebagai fasilitator dalam proses belajar mengajar hendaknya berupaya menciptakan situasi dan kondisi yang memungkinkan terjadinya proses belajar mengajar yang efektif dan efesien untuk para siswanya. Dalam hal ini dapat meningkatkan efektivitas kegiatan belajar mengajar.
Model mengajar adalah suatu rencana atau pola mengajar yang digunakan oleh guru dalam menyusun kurikulum, mengatur materi-materi pelajaran dan petunjuk bagaimana seharusnya guru mengajar di kelas.
Mengingat beragamnya model mengajar yang telah diterapkan di sekolah-sekolah ini, tentu akan lebih bijaksana bila guru memilih dan mencoba menggunakan model mengajar secara bervariasi untuk meningkatkan kualitas profesi dan produktivitasnya dalam mengacu pada pemenuhan kebutuhan siswa, dan hal inilah yang dilakukan oleh guru-guru di SD Inpres Rappokalling I Makassar untuk mencoba model synectik diterapkan dalam proses belajar mengajar.
Dalam penerapan model synectik ini oleh guru, yakni guru tersebut hanya memberikan gambaran atau informasi tentang suatu bahan pelajaran kemudian siswa atau informasi tentang suatu bahan pelajaran kemudian siswa tersebut mengelolanya sendiri, nanti pada tahap akhir baru guru memberikan bimbingan lagi. Jadi peranan guru hanya memberikan bimbingan pada tahap awal dan tahap akhir kegiatan.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka penulis mengangkat beberapa permasalahan sebagai berikut:
1. Bagaimana teknik penggunaan/ penerapan model synectik dalam proses belajar mengajar di SD Inpres Rappokalling I Makassar.
2. Faktor-faktor apa yang menjadi penunjang dan penghambat penerapan model synectik dalam proses belajar mengajar di SD Inpres Rappokalling I Makassar.
C. Hipotesis
Adapun hipotesis yang merupakan jawaban sementara dari permasalahan di atas, adalah:
1. Teknik penerapan model synectik oleh guru-guru dalam proses belajar mengajar adalah model yang berhasil memecahkan masalah atau kesulitan belajar yang mereka miliki.
2. Mengingat bahwa model synectik adalah model pengembangan kreatifitas berfikir siswa untuk memecahkan kesulitan berfikir dalam belajar, berdasarkan analisa tersebut maka dapat dipikirkan bahwa model synectik efektif diterapkan dalam proses belajar mengajar.
D. Pengertian Judul dan Defenisi Operasional
Agar skripsi ini mudah dipahami dan dimengerti dengan jelas, maka akan diberikan pengertian kata-kata yang dianggap penting untuk memahami judul tersebut di atas adapun kata-kata yang dimaksud adalah:
“Model synectik”, model pengembangan kreatifitas untuk memecahkan masalah dengan melatih individu untuk bekerjasama mengatasi problema, sehingga mampu meningkatkan produktivitasnya.1
“Proses Belajar Mengajar, proses komunikasi, proses penyampaian pesan dari sumber pesan melalui saluran atau media tertentu ke penerima pesan.2
Berdasarkan pengertian tersebut di atas, maka penulis dapat menyimpulkan pengertian judul bahwa model synectic dalam proses belajar mengajar adalah model pengembangan kreatifitas untuk memecahkan masalah dengan melatih individu untuk bekerjasama mengatasi problema. Sehingga mampu meningkatkan produktivitasnya dengan melibatkan seluruh komponen yang ada dalam unsur pendidikan baik itu guru, lingkungan siswa, sarana masyarakat sehingga terjadi proses belajar mengajar yang efektif dan efisien, sehingga tercapai tujuan yang diharapkan.
E. Tujuan dan Kegunaan Penelitian
1. Tujuan Penelitian
Adapun tujuan penelitian adalah sebagai berikut:
a. Untuk memperoleh data tentang sejauhmana penguasaan guru dan pemahaman siswa terhadap mata pelajaran apabila menggunakan model synectik.
b. Untuk mengetahui kerajinan dan perhatian siswa terhadap mata pelajaran apabila menggunakan model synectik dalam proses belajar mengajar di SD Inpres Rappokalling I Makassar.
2. Kegunaan Penelitian
Adapun kegunaan penelitian ini pada intinya, sebagai berikut:
a. Untuk menjadi pertimbangan bagi pembaca pada khususnya pendidik dan si terdidik pertimbangan bagi pembaca pada khususnya pendidik dan si terdidik dalam proses belajar mengajar.
b. Agar supaya hasil penelitian nanti dapat memberikan gambaran kepada pembaca tentang hal-hal yang menjadi faktor pendukung didalam pelaksanaan penggunaan model synectik dalam proses belajar mengajar di SD Inpres Rappokalling I Makassar.
c. Memberikan konstribusi pemikiran atau strategi dan operasionalisasi tentang penggunaan model synectik dalam proses belajar mengajar di SD Inpres Rappokalling I Makassar.
d. Supaya hasil penelitian nanti dapat berfungsi sebagai informasi kepada pembaca tentang sejauh mana penggunaan model synectik dalam proses belajar mengajar di SD Inpres Rappokalling I Makassar.
http://www.koleksiskripsi.com/2010/11/penguasaan-guru-dan-pemahaman-siswa.html
Biografi HM.Sani Untung Sabut
Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani meluncurkan buku otobiografi berjudul Untung Sabut yang menceritakan perjalanan hidupnya sejak kecil hingga menjadi orang nomor satu di provinsi ini.
Sebanyak 1.700 eksamplar buku yang judulnya terinspirasi dari pribahasa Melayu berbunyi “untung sabut timbul, untung batu tenggelam” pun ludes diborong para undangan yang memadati ruang acara di salah satu hotel di Batam Centre, pekan lalu.
“Saya merasa dalam hidup saya dipenuhi keberuntungan, semua berkat perjuangan dan bantuan para sahabat semua. Untuk itu saya wariskan buku ini kepada generasi muda untuk kelak dijadikan referensi dalam hidup,” ujar Sani.
Dia memaparkan peribahasa “Untung Sabut Timbul, Untung Batu Tenggelam” menginspirasinya untuk menamai judul bukunya Untung Sabut yang menyiratkan perjalanan hidup Sani, yang ia rasakan selalu timbul seperti sabut.
Karir kepegawaian pria kelahiran Parit Mangkil, Karimun, pada 11 Mei 1942 ini bermula dari staf pembuat amplop di Kantor Camat Bintan Timur pada 1967 – 1969. Karirnya terus menanjak ketika dia dipercaya menjadi Camat Bintan Timur, selanjutnya pada 1985 – 1993 menjadi Walikota Tanjung Pinang.
Pada 1996 – 1999, Sani menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kota Batam, kemudian menjabat sebagai Bupati Karimun pada 2001 – 2005, pada pilkada Gubernur Kepri pertama pada 2005 dia sukses menjadi Wakil Gubernur pertama waktu itu dan pada pilkada 2010 lalu, Sani menjadi Gubernur Kepri yang ke dua.
Buku setebal 319 halaman tersebut berisi tentang kisah hidup Sani selama sejak kecil, ketika dia masih hidup susah hingga pernah putus sekolah. Tapi berkat kesungguhan dan kerja keras, Sani bisa sampai pada kursi Gubernur.
“Walaupun saya sudah berusia 69 tahun, namun saya beruntung masih diberi ‘ujian’ menjadi Gubernur. Tanggung jawab ini yang membuat saya terus semangat dan masih merasa muda,” katanya.
Sementara itu, Rida K Liamsi, CEO Riau Pos Group, mengatakan, sosok Sani merupakan teman seperjuangan yang patut diteladani, dari mulai tutur bahasanya hingga perbuatannya. Semangat hidupnya bisa mengilhami generasi muda untuk terus berkarya mengejar cita-citanya. Keterbatasan bukan merupakan penghalang tapi harus terus berupaya menjadi yang terbaik.
“Saya berharap para tokoh lain di Negeri ini juga meniru hal yang sama, membuat tulisan untuk diwariskan kepada generasi yang nantinya bisa dijadikan referensi. 10 tahun yang lalu saya juga telah membuat hal yang sama,” ujarnya.
Acara peluncuran buku tersebut juga dihadiri mantan Menteri Agama Said Agil Al Munawar, ekonom Faisal Basri, mantan Menteri Kelautan Rohmin Dahuri, pengusaha Setiawan Djodi, serta beberapa pejabat dan mantan pejabat tinggi Indonesia.
http://www.bisnis-kepri.com/index.php/2011/05/m-sani-luncurkan-buku-otobiografi-untung-sabut/
Sebanyak 1.700 eksamplar buku yang judulnya terinspirasi dari pribahasa Melayu berbunyi “untung sabut timbul, untung batu tenggelam” pun ludes diborong para undangan yang memadati ruang acara di salah satu hotel di Batam Centre, pekan lalu.
“Saya merasa dalam hidup saya dipenuhi keberuntungan, semua berkat perjuangan dan bantuan para sahabat semua. Untuk itu saya wariskan buku ini kepada generasi muda untuk kelak dijadikan referensi dalam hidup,” ujar Sani.
Dia memaparkan peribahasa “Untung Sabut Timbul, Untung Batu Tenggelam” menginspirasinya untuk menamai judul bukunya Untung Sabut yang menyiratkan perjalanan hidup Sani, yang ia rasakan selalu timbul seperti sabut.
Karir kepegawaian pria kelahiran Parit Mangkil, Karimun, pada 11 Mei 1942 ini bermula dari staf pembuat amplop di Kantor Camat Bintan Timur pada 1967 – 1969. Karirnya terus menanjak ketika dia dipercaya menjadi Camat Bintan Timur, selanjutnya pada 1985 – 1993 menjadi Walikota Tanjung Pinang.
Pada 1996 – 1999, Sani menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kota Batam, kemudian menjabat sebagai Bupati Karimun pada 2001 – 2005, pada pilkada Gubernur Kepri pertama pada 2005 dia sukses menjadi Wakil Gubernur pertama waktu itu dan pada pilkada 2010 lalu, Sani menjadi Gubernur Kepri yang ke dua.
Buku setebal 319 halaman tersebut berisi tentang kisah hidup Sani selama sejak kecil, ketika dia masih hidup susah hingga pernah putus sekolah. Tapi berkat kesungguhan dan kerja keras, Sani bisa sampai pada kursi Gubernur.
“Walaupun saya sudah berusia 69 tahun, namun saya beruntung masih diberi ‘ujian’ menjadi Gubernur. Tanggung jawab ini yang membuat saya terus semangat dan masih merasa muda,” katanya.
Sementara itu, Rida K Liamsi, CEO Riau Pos Group, mengatakan, sosok Sani merupakan teman seperjuangan yang patut diteladani, dari mulai tutur bahasanya hingga perbuatannya. Semangat hidupnya bisa mengilhami generasi muda untuk terus berkarya mengejar cita-citanya. Keterbatasan bukan merupakan penghalang tapi harus terus berupaya menjadi yang terbaik.
“Saya berharap para tokoh lain di Negeri ini juga meniru hal yang sama, membuat tulisan untuk diwariskan kepada generasi yang nantinya bisa dijadikan referensi. 10 tahun yang lalu saya juga telah membuat hal yang sama,” ujarnya.
Acara peluncuran buku tersebut juga dihadiri mantan Menteri Agama Said Agil Al Munawar, ekonom Faisal Basri, mantan Menteri Kelautan Rohmin Dahuri, pengusaha Setiawan Djodi, serta beberapa pejabat dan mantan pejabat tinggi Indonesia.
http://www.bisnis-kepri.com/index.php/2011/05/m-sani-luncurkan-buku-otobiografi-untung-sabut/
sosialisme ...
Dua dekade telah berlalu sejak runtuhnya Uni Soviet. Riuh sorak kaum borjuis seluruh dunia semakin menggema. Dalam seminar-seminar, mereka antusias berbicara tentang akhir sosialisme, komunisme, dan Marxisme. Bahkan tesis buruk Francis Fukuyama mengenai ‘akhir sejarah’ masih menjadi bahan diskusi penting di kampus-kampus untuk menghujat sosialisme.
Dua dekade dalam kehidupan manusia memang waktu yang cukup panjang. Tetapi dalam hitungan sejarah, ini tidak berarti apa-apa. Dua puluh tahun merupakan waktu yang singkat bagi sejarah. Namun, dalam waktu yang begitu singkat ini, kita telah disuguhi berbagai transformasi yang fundamental. Sepertinya keseluruhan sejarah sedang berjalan terbalik. Kapitalisme, yang dalam kurun waktu satu dekade lebih bersikap congkak, kini mulai tergoncang.
Untuk memahami keterbalikan ini tidaklah harus menjadi seorang Marxis. Karena fakta ini benar-benar nyata di depan mata kita. Bahkan tidak perlu memiliki kecerdasan lebih. Cukup dengan rajin membaca koran dan menonton televisi mengenai realitas ekonomi dan politik yang tengah terjadi. Dua puluh tahun yang lalu, borjuasi menjanjikan kepada kita sebuah dunia yang damai dan makmur – berkat keajaiban sistem pasar bebas, dan tentu saja, demokrasi.
Semua mimpi borjuasi itu hari ini telah menjadi abu. Tak satu pun perspektif dari para ahli strategi modal yang tertinggal. Kini kita diperlihatkan mimpi buruk di mana-mana. Pemulihan ekonomi yang mereka kerjakan sangat rapuh dan berpotensi runtuh dalam waktu yang singkat karena peristiwa-peristiwa tak terduga, seperti kenaikan harga minyak.
Kebobrokan kapitalisme juga bisa kita lihat dengan adanya berbagai perang, terorisme, kekacauan, dan ketidakstabilan. Kapitalisme gagal meyakinkan dunia. Konstruksi ekonomi, politik, dan tata sosial yang dibangunnya bergerak sangat anarkis. Kapitalisme memang berhasil membangun peradaban, tetapi bukan dunia yang damai dan makmur. Kapitalisme hanya berhasil membangun utopia tentang kemakmuran dan kedamaian dunia.
Menurut para teoritisi borjuis, Marx keliru ketika meramalkan mengenai konsentrasi yang tak terelakkan dari modal pada segelintir tangan. Menurut mereka, data statistik justru menunjukkan sebaliknya. Kenyataannya, dalam keseluruhan sejarah, konsentrasi modal tidak pernah sekuat sekarang.
Tuduhan “teoritik” dari para pembela kapitalisme terhadap analisis Marx terbantahkan oleh fakta, di mana, hari ini, 200 perusahaan besar terbukti mengontrol seperempat aktifitas ekonomi di seluruh dunia. Fakta ini sesuai dengan apa yang pernah diramalkan Marx dalam Manifesto Komunis, dan Lenin dalam bukunya Imperialisme.
Gagasan lain dari Marx yang dipersoalkan oleh para kritikus borjuasi adalah gagasan mengenai meningkatnya kemiskinan di bawah kapitalisme. Lagi-lagi fakta menunjukkan ketepatan analisis Marx. Menurut Marx, standar hidup selalu memiliki karakter relatif, bukan absolut. Dan secara relatif, telah terjadi peningkatan secara kolosal perbedaan antara yang kaya dan yang miskin, bahkan di negara-negara terkaya di planet ini, yang dimulai dengan Amerika Serikat.
Tingkat monopolisasi telah mencapai titik ekstrem. Seorang jurnalis progresif, John Pilger, pernah mengungkap sebuah data tentang tingkat monopolisasi ini dalam skala dunia, bahwa General Motors memiliki kekayaan yang lebih besar dibanding dengan keseluruhan ekonomi Denmark, dan Ford, kekayaannya melebihi keseluruhan ekonomi Afrika Selatan. Masih banyak data-data spektakuler serupa yang diungkapkan.
Peristiwa faktual ini mengartikan bahwa kesenjangan akibat kapitalisme mengalami peningkatan pada titik sangat mengerikan. Nilai-nilai kemanusian sudah melebur dalam modal. Harkat sebuah jiwa yang bebas dan memiliki hak atas kekayaan sebuah negeri telah dihancurkan oleh kepentingan para pemilik modal. Gaji besar hanya bisa diakses oleh segelintir orang. Kelas grassroot (buruh, petani, miskin kota) dipandang sebagai komoditas yang menguntungkan. Kelas ini dipaksa untuk menerima jatah yang tak semestinya karena porsi dan kemampuannya. Kemiskinan akibat penindasan menjadi hal yang rasional. Dan, kelas yang tertindas ini diperlakukan seperti domba yang tengah digiring ke tempat pembantaian.
Mengenai perbedaan akut antara yang kaya dan yang miskin ini bukanlah argumentasi yang mengada-ada. Tiger Woods, seorang pemain golf asal Amerika, misalnya, menerima bayaran melebihi gaji seluruh karyawan Nike di Indonesia. Goldman Sachs, sebuah perusahaan investasi dengan 167 patner, mampu menciptakan 2200 juta dolar Amerika per tahun. – sebanding dengan Tanzania, sebuah negeri yang berpenghuni sekitar 25 juta jiwa.
Hal yang sama juga terjadi di Indonesia. Pada tahun 2007, majalah terkemuka, Forbes Asia, mengeluarkan daftar orang terkaya Indonesia. Hasilnya sangat mengejutkan. Keluarga ketua Partai Golkar dan mantan Menteri Kesejahateraan Rakyat, Aburizal Bakrie, menempati ranking pertama dengan total kekayaan 5,4 milyar dolar (sekitar Rp 50 triliun). Kekayaan ini setara dengan defisit di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2008 akibat melonjaknya harga minyak mentah dunia.
Ini sebuah tragedi -- krisis kemanusiaan yang serius. Kita tidak bisa menarik kesimpulan bahwa kapitalisme mampu memecahkan masalah-masalah yang tengah merundung dunia ini. Jika kita percaya bahwa kapitalisme mampu menyelesaikan persoalan-persoalan dunia hari ini seperti yang dijanjikan oleh logika borjuasi, maka kita sama seperti hendak ikut membunuh jutaan manusia dengan sebuah kebodohan yang memalukan.
Terdapat dua kendala besar yang mencegah kemajuan atas kemanusian dan peradaban: pertama, kepemilikan pribadi atas kekuatan-kekuatan produksi, dan kedua, keterbatasan negara-bangsa. Di sini kita memiliki kontradiksi sentral: di satu sisi, kekuatan-kekuatan produktif pada skala dunia telah mencapai level perkembangan yang memungkinkan manusia untuk menyelesaikan semua masalah dan maju ke tingkat budaya dan peradaban yang lebih tinggi. Di sisi lain, kita melihat dunia yang tersiksa karena kelaparan, penyakit, dan perang.
Fenomena ini merupakan gejala penyakit yang tak tersembuhkan, sebuah sistem sosio-ekonomi yang sudah kehilangan pembenarannya untuk ada, yang tidak lagi mampu memajukan kekuatan-kekuatan produktif dan budaya seperti yang terjadi di masa lalu, dan telah memasuki fase degenerasi yang sangat parah – ancaman serius bagi masa depan kemanusiaan.
Meskipun, beberapa tahun lalu, kaum borjuasi Amerika dengan berbagai cara melakukan berbagai cara dalam rangka memulihkan perekonomian, namun standar hidup tidak terlihat meningkat. Upah berada pada level terendah selama beberapa dekade. Pengangguran terus meningkat. Harga minyak naik. Pemerintah terpaksa mengumumkan pemotongan dana pensiun dan jaminan sosial.
Fisika klasik mengatakan bahwa setiap aksi akan menyebabkan sebuah reaksi yang sama dan berlawanan. Hal yang sama juga terjadi dalam politik. Setelah pesta minum usai, rasa sakit bekas mabuk pasti akan hinggap dan kepala akan terasa berat. Telah terjadi gejolak yang jelas di Amerika Serikat. Film dokumenter Michael Moore, Fahrenheit 9/11, film yang mengungkapkan tentang kejadian pra dan pasca tragedi WTC tanggal 9 September, segera memecahkan rekor box-office ketika diputar di seluruh bioskop-bioskop di Amerika. Filmnya tahun lalu, Capitalism: A Love Story, juga populer.
Sudah dua puluh tahun terlewati, di mana sebuah pendulum besar tiba-tiba berayun ke kanan. Tetapi dampak dari runtuhnya Uni Soviet masih tetap menyisakan ingatan. Revolusi Oktober 1917 oleh Lenin dan Trotsky adalah peristiwa besar yang tak pernah dilupakan, meski Stalin telah merusaknya. Serangan atas standar hidup dan kesejahteraan yang terjadi di mana-mana hari ini tengah mempersiapkan sebuah ayunan besar ke arah kiri, ke arah sosialisme.
Melihat kegagalan ini, kaum borjuasi, tentu, tidak tinggal diam. Berbagai sarana propaganda dibangun. Mereka giat menyerang ide-ide sosialisme, komunisme, atau Marxisme. Mereka, dengan dukungan biaya yang besar, dalam forum-forum diskusi, dalam tulisan di koran-koran, dalam tayangan di televisi-televisi, mengatakan bahwa sosialisme telah mati. Padahal yang terjadi sebaliknya. Ideologi yang mereka kini anggap mati malah nampak jelas akan menjadi satu-satunya jalan menuju pembebasan.
Banyak aktivis revolusioner meninggalkan ide-ide sosialisme dengan cara seperti tikus yang melompat dari kapal yang tenggelam. Mereka berlalu dengan senjata dan bagasi menuju barisan kontrarevolusi dan borjuasi – persis seperti tindakan sebagian aktivis kiri Indonesia 98. Mereka sekarang berada di partai-partai borjuis dengan harapan memperoleh kekayaan. Sementara, kawan-kawan seperjuangannya ditinggalkan begitu saja dengan wajah yang tak berdaya. Mereka bertingkah seperti pencuri. Mereka membantu para pemilik modal merampok kekayaan rakyat dengan cara privatisasi. Pengkhianatan ini, sama seperti pengkhianatan yang dilakukan oleh para pemimpin Sosial-Demokrat pada tahun 1914 ketika mereka mendukung Perang Dunia Pertama dan mengirim jutaan buruh ke garis depan peperangan untuk dibantai.
Runtuhnya Uni Soviet telah berlalu dalam sejarah. Hal ini perlu pengakuan obyektif bahwa apa yang tengah runtuh pada saat itu bukanlah sosialisme, seperti tuduhan dari kaum borjuis dan para intelektual oportunis guna menyudutkan sosialisme. Keruntuhan Uni Soviet samasekali bukan representasi dari keruntuhan sosialisme, tetapi karikatur sosialisme birokratis dan totaliter, yang telah merusak sendi-sendi ekonomi terencana dan nasionalisasi yang didirikan oleh Revolusi Besar Oktober 1917.
Tetapi periode setelah runtuhnya Uni Soviet telah banyak memberi data yang cukup untuk menjawab seluruh argumentasi para pembela kapitalis. Bagaimana situasi Rusia hari ini, hanya dua dekade setelah diberlakukannya ekonomi pasar bebas, apakah lebih baik dari sebelumnya? Samasekali tidak, dan sebaliknya, seribu kali lebih buruk. Ini adalah realitas dari utopia kapitalis. Dalam enam tahun pertama reformasi kapitalis, keruntuhan ekonomi terbesar dalam semua sejarah terjadi di Rusia.
Meskipun banyak yang tidak tahu, dan beberapa memang tidak ingin tahu, semua peristiwa-peristiwa ini telah diprediksi sebelumnya oleh seorang teoritikus besar Marxis, Leon Trotsky: “Jatuhnya birokrasi hari ini, jika tidak diganti dengan kekuasaan sosialis baru, akan menandai kembalinya sistem kapitalis dengan turunnya bencana ekonomi dan budaya.”
Dari analisa fakta-fakta dan data, solusi sosialis menjadi kebutuhan yang tak terelakkan. Sosialisme lebih relevan hari ini ketimbang sebelumnya. Sosialisme bukanlah gagasan yang utopis, seperti yang sering dituduhkan oleh para teoritikus borjuis. Mereka yang berbicara tentang utopia sosialisme samasekali tidak memahami situasi yang tengah terjadi saat ini. Kebangkrutan kapitalisme merupakan fakta sejarah. Kesenjangan, penindasan, pemiskinan, kerusakan alam, dll. akibat dari sistem kapitalis, merupakan fakta yang sangat menyedihkan. Tidak ada jalan lain untuk membebaskan semua ini kecuali dengan sosialisme, kerena jalan yang lain adalah barbarisme. Sebagaimana yang pernah dikatakan oleh Marx, “hanya ada dua alternatif bagi kemanusiaan: Sosialisme atau Barbarisme.”
http://militanindonesia.org/teori/sosialisme/8089-sosialisme-dan-masa-depan-manusia.html
Istilah sosialisme atau sosialis dapat mengacu ke beberapa hal yang berhubungan dengan ideologi atau kelompok ideologi, sistem ekonomi, dan negara. Istilah ini mulai digunakan sejak awal abad ke-19. Dalam bahasa Inggris, istilah ini digunakan pertama kali untuk menyebut pengikut Robert Owen pada tahun 1827. Di Perancis, istilah ini mengacu pada para pengikut doktrin Saint-Simon pada tahun 1832 yang dipopulerkan oleh Pierre Leroux dan J. Regnaud dalam l'Encyclopédie Nouvelle[1]. Penggunaan istilah sosialisme sering digunakan dalam berbagai konteks yang berbeda-beda oleh berbagai kelompok, tetapi hampir semua sepakat bahwa istilah ini berawal dari pergolakan kaum buruh industri dan buruh tani pada abad ke-19 hingga awal abad ke-20 berdasarkan prinsip solidaritas dan memperjuangkan masyarakat egalitarian yang dengan sistem ekonomi menurut mereka dapat melayani masyarakat banyak daripada hanya segelintir elite.
Sosialisme sebagai ideologi
Menurut penganut Marxisme, terutama Friedrich Engels, model dan gagasan sosialis dapat dirunut hingga ke awal sejarah manusia dari sifat dasar manusia sebagai makhluk sosial. Pada masa pencerahan abad ke-18, para pemikir dan penulis revolusioner seperti Marquis de Condorcet, Voltaire, Rousseau, Diderot, Abbé de Mably, dan Morelly, mengekspresikan ketidakpuasan mereka atas berbagai lapisan masyarakat di Perancis.
Cabang aliran sosialisme
Sejak abad ke-19, sosialisme telah berkembang ke banyak aliran yang berbeda, yaitu:
* Anarkisme, terutama Sosialisme libertarian
* Anarko-Sindikalisme
* Komunisme
* Marhaenisme
* Marxisme
* Sindikalisme
* Sosialisme Afrika
* Sosialisme Arab
* Sosialisme Demokratik
* Sosialisme International
* Sosialisme Kristen
* Sosialisme Utopia
Gerakan sosio-politik maupun intelektual dalam Marxis-Sosialis dapat dikelompokkan lagi menjadi:
* Albanianisme
* Komunisme konsiliasi
* Juche
* Castroisme
* Komunisme kiri
* Leninisme
* Maoisme
* Marxis humanisme
* Situasionisme
* Stalinisme
* Trotskyisme
Intervensi pemerintah dalam seluruh proses kehidupan ekonomi dan mekanisme pasar dan harga ditiadakan. Dibentuknya badan sentral oleh pemerintah sosialis = the central planning board yang memecahkan masalah-masalah what-how-for whom-when-where.
Mekanisme pasar dan harga dihapus. The central planning board (cpd) merupakan substitut atau pengganti mekanisme harga dan pasar (the Invisible Hand by Adam Smith) yang memecahkan masalah-masalah dasar perekonomian kapitalis seperti masalah what ( alokasi sumber daya alam/sda), how ( masalah pemilihan teknologi), masalah for whom (masalah distribusi output nasional dan pendapatan nasional).
Mekanisme harga dan mekanisme pasar otomatik impersonal bekerja secara objektif. CPB membuat rencana 5 tahun (di Rusia dikenal dengan istilah Gosplan), di Indonesia Repelita. Sasaran yang dicapai mengubah struktur perekonomian Indonesia dari struktur agraris menjadi struktur industrial. Sebelum merubah struktur jarus merubah infrastruktur dan hal ini membutuhkan dana yang besar.
Saat sistem komunis menjadi sosialis maka pemilik sumber daya adalah tuan tanah, setelah itu disosialisasi ( kepemilikkan tuan-tuan tanah oleh dekrit-dekrit diambil oleh negara).
overproduksi =barang-barang tertentu dihasilkan lebih dari kebutuhan.
underproduksi = barang-barang tertentu dihasilkan kurang dari kebutuhan.
Underproduksi mengakibatkan in-efisiensi atau pemborosan.
Daftar pustaka
* Engels, Friedrich. 1884. The Origin of the Family, Private Property and the State. Zurich.
* Fried, Albert. 1964. Socialist Thought: A Documentary History. Garden City, New York: Doubleday Anchor.
* G.D.H. Cole. 1965, 2003. History of Socialist Thought. Macmillan and St. Martin's Press, Palgrave Macmillan (cetak ulang). ISBN 1-4039-0264-X.
* Halevy, Elie. 1937. Histoire du Socialisme Européen. Paris: Gallimard.
* Harrington, Michael. 1972. Socialism. New York: Bantam.
* Ollman, Bertell (ed.). 1998. Market Socialism: The Debate Among Socialists. ISBN 0-415-91967-3.
* Panitch, Leo. Renewing Socialism: Democracy, Strategy and Imagination. ISBN 0-8133-9821-5.
* Weinstein, John. 2003. Long Detour: The History and Future of the American Left. Westview Press. ISBN 0-8133-4104-3.
* Wilson, Edmund. 1940. To the Finland Station: A Study in the Writing and Acting of History. Garden City, New York: Doubleday Anchor.
http://id.wikipedia.org/wiki/Sosialisme
http://id.shvoong.com/business-management/international-business/1914415-mengenal-sosialisme/
http://militanindonesia.org/teori/sosialisme/8089-sosialisme-dan-masa-depan-manusia.html
Dua dekade dalam kehidupan manusia memang waktu yang cukup panjang. Tetapi dalam hitungan sejarah, ini tidak berarti apa-apa. Dua puluh tahun merupakan waktu yang singkat bagi sejarah. Namun, dalam waktu yang begitu singkat ini, kita telah disuguhi berbagai transformasi yang fundamental. Sepertinya keseluruhan sejarah sedang berjalan terbalik. Kapitalisme, yang dalam kurun waktu satu dekade lebih bersikap congkak, kini mulai tergoncang.
Untuk memahami keterbalikan ini tidaklah harus menjadi seorang Marxis. Karena fakta ini benar-benar nyata di depan mata kita. Bahkan tidak perlu memiliki kecerdasan lebih. Cukup dengan rajin membaca koran dan menonton televisi mengenai realitas ekonomi dan politik yang tengah terjadi. Dua puluh tahun yang lalu, borjuasi menjanjikan kepada kita sebuah dunia yang damai dan makmur – berkat keajaiban sistem pasar bebas, dan tentu saja, demokrasi.
Semua mimpi borjuasi itu hari ini telah menjadi abu. Tak satu pun perspektif dari para ahli strategi modal yang tertinggal. Kini kita diperlihatkan mimpi buruk di mana-mana. Pemulihan ekonomi yang mereka kerjakan sangat rapuh dan berpotensi runtuh dalam waktu yang singkat karena peristiwa-peristiwa tak terduga, seperti kenaikan harga minyak.
Kebobrokan kapitalisme juga bisa kita lihat dengan adanya berbagai perang, terorisme, kekacauan, dan ketidakstabilan. Kapitalisme gagal meyakinkan dunia. Konstruksi ekonomi, politik, dan tata sosial yang dibangunnya bergerak sangat anarkis. Kapitalisme memang berhasil membangun peradaban, tetapi bukan dunia yang damai dan makmur. Kapitalisme hanya berhasil membangun utopia tentang kemakmuran dan kedamaian dunia.
Menurut para teoritisi borjuis, Marx keliru ketika meramalkan mengenai konsentrasi yang tak terelakkan dari modal pada segelintir tangan. Menurut mereka, data statistik justru menunjukkan sebaliknya. Kenyataannya, dalam keseluruhan sejarah, konsentrasi modal tidak pernah sekuat sekarang.
Tuduhan “teoritik” dari para pembela kapitalisme terhadap analisis Marx terbantahkan oleh fakta, di mana, hari ini, 200 perusahaan besar terbukti mengontrol seperempat aktifitas ekonomi di seluruh dunia. Fakta ini sesuai dengan apa yang pernah diramalkan Marx dalam Manifesto Komunis, dan Lenin dalam bukunya Imperialisme.
Gagasan lain dari Marx yang dipersoalkan oleh para kritikus borjuasi adalah gagasan mengenai meningkatnya kemiskinan di bawah kapitalisme. Lagi-lagi fakta menunjukkan ketepatan analisis Marx. Menurut Marx, standar hidup selalu memiliki karakter relatif, bukan absolut. Dan secara relatif, telah terjadi peningkatan secara kolosal perbedaan antara yang kaya dan yang miskin, bahkan di negara-negara terkaya di planet ini, yang dimulai dengan Amerika Serikat.
Tingkat monopolisasi telah mencapai titik ekstrem. Seorang jurnalis progresif, John Pilger, pernah mengungkap sebuah data tentang tingkat monopolisasi ini dalam skala dunia, bahwa General Motors memiliki kekayaan yang lebih besar dibanding dengan keseluruhan ekonomi Denmark, dan Ford, kekayaannya melebihi keseluruhan ekonomi Afrika Selatan. Masih banyak data-data spektakuler serupa yang diungkapkan.
Peristiwa faktual ini mengartikan bahwa kesenjangan akibat kapitalisme mengalami peningkatan pada titik sangat mengerikan. Nilai-nilai kemanusian sudah melebur dalam modal. Harkat sebuah jiwa yang bebas dan memiliki hak atas kekayaan sebuah negeri telah dihancurkan oleh kepentingan para pemilik modal. Gaji besar hanya bisa diakses oleh segelintir orang. Kelas grassroot (buruh, petani, miskin kota) dipandang sebagai komoditas yang menguntungkan. Kelas ini dipaksa untuk menerima jatah yang tak semestinya karena porsi dan kemampuannya. Kemiskinan akibat penindasan menjadi hal yang rasional. Dan, kelas yang tertindas ini diperlakukan seperti domba yang tengah digiring ke tempat pembantaian.
Mengenai perbedaan akut antara yang kaya dan yang miskin ini bukanlah argumentasi yang mengada-ada. Tiger Woods, seorang pemain golf asal Amerika, misalnya, menerima bayaran melebihi gaji seluruh karyawan Nike di Indonesia. Goldman Sachs, sebuah perusahaan investasi dengan 167 patner, mampu menciptakan 2200 juta dolar Amerika per tahun. – sebanding dengan Tanzania, sebuah negeri yang berpenghuni sekitar 25 juta jiwa.
Hal yang sama juga terjadi di Indonesia. Pada tahun 2007, majalah terkemuka, Forbes Asia, mengeluarkan daftar orang terkaya Indonesia. Hasilnya sangat mengejutkan. Keluarga ketua Partai Golkar dan mantan Menteri Kesejahateraan Rakyat, Aburizal Bakrie, menempati ranking pertama dengan total kekayaan 5,4 milyar dolar (sekitar Rp 50 triliun). Kekayaan ini setara dengan defisit di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2008 akibat melonjaknya harga minyak mentah dunia.
Ini sebuah tragedi -- krisis kemanusiaan yang serius. Kita tidak bisa menarik kesimpulan bahwa kapitalisme mampu memecahkan masalah-masalah yang tengah merundung dunia ini. Jika kita percaya bahwa kapitalisme mampu menyelesaikan persoalan-persoalan dunia hari ini seperti yang dijanjikan oleh logika borjuasi, maka kita sama seperti hendak ikut membunuh jutaan manusia dengan sebuah kebodohan yang memalukan.
Terdapat dua kendala besar yang mencegah kemajuan atas kemanusian dan peradaban: pertama, kepemilikan pribadi atas kekuatan-kekuatan produksi, dan kedua, keterbatasan negara-bangsa. Di sini kita memiliki kontradiksi sentral: di satu sisi, kekuatan-kekuatan produktif pada skala dunia telah mencapai level perkembangan yang memungkinkan manusia untuk menyelesaikan semua masalah dan maju ke tingkat budaya dan peradaban yang lebih tinggi. Di sisi lain, kita melihat dunia yang tersiksa karena kelaparan, penyakit, dan perang.
Fenomena ini merupakan gejala penyakit yang tak tersembuhkan, sebuah sistem sosio-ekonomi yang sudah kehilangan pembenarannya untuk ada, yang tidak lagi mampu memajukan kekuatan-kekuatan produktif dan budaya seperti yang terjadi di masa lalu, dan telah memasuki fase degenerasi yang sangat parah – ancaman serius bagi masa depan kemanusiaan.
Meskipun, beberapa tahun lalu, kaum borjuasi Amerika dengan berbagai cara melakukan berbagai cara dalam rangka memulihkan perekonomian, namun standar hidup tidak terlihat meningkat. Upah berada pada level terendah selama beberapa dekade. Pengangguran terus meningkat. Harga minyak naik. Pemerintah terpaksa mengumumkan pemotongan dana pensiun dan jaminan sosial.
Fisika klasik mengatakan bahwa setiap aksi akan menyebabkan sebuah reaksi yang sama dan berlawanan. Hal yang sama juga terjadi dalam politik. Setelah pesta minum usai, rasa sakit bekas mabuk pasti akan hinggap dan kepala akan terasa berat. Telah terjadi gejolak yang jelas di Amerika Serikat. Film dokumenter Michael Moore, Fahrenheit 9/11, film yang mengungkapkan tentang kejadian pra dan pasca tragedi WTC tanggal 9 September, segera memecahkan rekor box-office ketika diputar di seluruh bioskop-bioskop di Amerika. Filmnya tahun lalu, Capitalism: A Love Story, juga populer.
Sudah dua puluh tahun terlewati, di mana sebuah pendulum besar tiba-tiba berayun ke kanan. Tetapi dampak dari runtuhnya Uni Soviet masih tetap menyisakan ingatan. Revolusi Oktober 1917 oleh Lenin dan Trotsky adalah peristiwa besar yang tak pernah dilupakan, meski Stalin telah merusaknya. Serangan atas standar hidup dan kesejahteraan yang terjadi di mana-mana hari ini tengah mempersiapkan sebuah ayunan besar ke arah kiri, ke arah sosialisme.
Melihat kegagalan ini, kaum borjuasi, tentu, tidak tinggal diam. Berbagai sarana propaganda dibangun. Mereka giat menyerang ide-ide sosialisme, komunisme, atau Marxisme. Mereka, dengan dukungan biaya yang besar, dalam forum-forum diskusi, dalam tulisan di koran-koran, dalam tayangan di televisi-televisi, mengatakan bahwa sosialisme telah mati. Padahal yang terjadi sebaliknya. Ideologi yang mereka kini anggap mati malah nampak jelas akan menjadi satu-satunya jalan menuju pembebasan.
Banyak aktivis revolusioner meninggalkan ide-ide sosialisme dengan cara seperti tikus yang melompat dari kapal yang tenggelam. Mereka berlalu dengan senjata dan bagasi menuju barisan kontrarevolusi dan borjuasi – persis seperti tindakan sebagian aktivis kiri Indonesia 98. Mereka sekarang berada di partai-partai borjuis dengan harapan memperoleh kekayaan. Sementara, kawan-kawan seperjuangannya ditinggalkan begitu saja dengan wajah yang tak berdaya. Mereka bertingkah seperti pencuri. Mereka membantu para pemilik modal merampok kekayaan rakyat dengan cara privatisasi. Pengkhianatan ini, sama seperti pengkhianatan yang dilakukan oleh para pemimpin Sosial-Demokrat pada tahun 1914 ketika mereka mendukung Perang Dunia Pertama dan mengirim jutaan buruh ke garis depan peperangan untuk dibantai.
Runtuhnya Uni Soviet telah berlalu dalam sejarah. Hal ini perlu pengakuan obyektif bahwa apa yang tengah runtuh pada saat itu bukanlah sosialisme, seperti tuduhan dari kaum borjuis dan para intelektual oportunis guna menyudutkan sosialisme. Keruntuhan Uni Soviet samasekali bukan representasi dari keruntuhan sosialisme, tetapi karikatur sosialisme birokratis dan totaliter, yang telah merusak sendi-sendi ekonomi terencana dan nasionalisasi yang didirikan oleh Revolusi Besar Oktober 1917.
Tetapi periode setelah runtuhnya Uni Soviet telah banyak memberi data yang cukup untuk menjawab seluruh argumentasi para pembela kapitalis. Bagaimana situasi Rusia hari ini, hanya dua dekade setelah diberlakukannya ekonomi pasar bebas, apakah lebih baik dari sebelumnya? Samasekali tidak, dan sebaliknya, seribu kali lebih buruk. Ini adalah realitas dari utopia kapitalis. Dalam enam tahun pertama reformasi kapitalis, keruntuhan ekonomi terbesar dalam semua sejarah terjadi di Rusia.
Meskipun banyak yang tidak tahu, dan beberapa memang tidak ingin tahu, semua peristiwa-peristiwa ini telah diprediksi sebelumnya oleh seorang teoritikus besar Marxis, Leon Trotsky: “Jatuhnya birokrasi hari ini, jika tidak diganti dengan kekuasaan sosialis baru, akan menandai kembalinya sistem kapitalis dengan turunnya bencana ekonomi dan budaya.”
Dari analisa fakta-fakta dan data, solusi sosialis menjadi kebutuhan yang tak terelakkan. Sosialisme lebih relevan hari ini ketimbang sebelumnya. Sosialisme bukanlah gagasan yang utopis, seperti yang sering dituduhkan oleh para teoritikus borjuis. Mereka yang berbicara tentang utopia sosialisme samasekali tidak memahami situasi yang tengah terjadi saat ini. Kebangkrutan kapitalisme merupakan fakta sejarah. Kesenjangan, penindasan, pemiskinan, kerusakan alam, dll. akibat dari sistem kapitalis, merupakan fakta yang sangat menyedihkan. Tidak ada jalan lain untuk membebaskan semua ini kecuali dengan sosialisme, kerena jalan yang lain adalah barbarisme. Sebagaimana yang pernah dikatakan oleh Marx, “hanya ada dua alternatif bagi kemanusiaan: Sosialisme atau Barbarisme.”
http://militanindonesia.org/teori/sosialisme/8089-sosialisme-dan-masa-depan-manusia.html
Istilah sosialisme atau sosialis dapat mengacu ke beberapa hal yang berhubungan dengan ideologi atau kelompok ideologi, sistem ekonomi, dan negara. Istilah ini mulai digunakan sejak awal abad ke-19. Dalam bahasa Inggris, istilah ini digunakan pertama kali untuk menyebut pengikut Robert Owen pada tahun 1827. Di Perancis, istilah ini mengacu pada para pengikut doktrin Saint-Simon pada tahun 1832 yang dipopulerkan oleh Pierre Leroux dan J. Regnaud dalam l'Encyclopédie Nouvelle[1]. Penggunaan istilah sosialisme sering digunakan dalam berbagai konteks yang berbeda-beda oleh berbagai kelompok, tetapi hampir semua sepakat bahwa istilah ini berawal dari pergolakan kaum buruh industri dan buruh tani pada abad ke-19 hingga awal abad ke-20 berdasarkan prinsip solidaritas dan memperjuangkan masyarakat egalitarian yang dengan sistem ekonomi menurut mereka dapat melayani masyarakat banyak daripada hanya segelintir elite.
Sosialisme sebagai ideologi
Menurut penganut Marxisme, terutama Friedrich Engels, model dan gagasan sosialis dapat dirunut hingga ke awal sejarah manusia dari sifat dasar manusia sebagai makhluk sosial. Pada masa pencerahan abad ke-18, para pemikir dan penulis revolusioner seperti Marquis de Condorcet, Voltaire, Rousseau, Diderot, Abbé de Mably, dan Morelly, mengekspresikan ketidakpuasan mereka atas berbagai lapisan masyarakat di Perancis.
Cabang aliran sosialisme
Sejak abad ke-19, sosialisme telah berkembang ke banyak aliran yang berbeda, yaitu:
* Anarkisme, terutama Sosialisme libertarian
* Anarko-Sindikalisme
* Komunisme
* Marhaenisme
* Marxisme
* Sindikalisme
* Sosialisme Afrika
* Sosialisme Arab
* Sosialisme Demokratik
* Sosialisme International
* Sosialisme Kristen
* Sosialisme Utopia
Gerakan sosio-politik maupun intelektual dalam Marxis-Sosialis dapat dikelompokkan lagi menjadi:
* Albanianisme
* Komunisme konsiliasi
* Juche
* Castroisme
* Komunisme kiri
* Leninisme
* Maoisme
* Marxis humanisme
* Situasionisme
* Stalinisme
* Trotskyisme
Intervensi pemerintah dalam seluruh proses kehidupan ekonomi dan mekanisme pasar dan harga ditiadakan. Dibentuknya badan sentral oleh pemerintah sosialis = the central planning board yang memecahkan masalah-masalah what-how-for whom-when-where.
Mekanisme pasar dan harga dihapus. The central planning board (cpd) merupakan substitut atau pengganti mekanisme harga dan pasar (the Invisible Hand by Adam Smith) yang memecahkan masalah-masalah dasar perekonomian kapitalis seperti masalah what ( alokasi sumber daya alam/sda), how ( masalah pemilihan teknologi), masalah for whom (masalah distribusi output nasional dan pendapatan nasional).
Mekanisme harga dan mekanisme pasar otomatik impersonal bekerja secara objektif. CPB membuat rencana 5 tahun (di Rusia dikenal dengan istilah Gosplan), di Indonesia Repelita. Sasaran yang dicapai mengubah struktur perekonomian Indonesia dari struktur agraris menjadi struktur industrial. Sebelum merubah struktur jarus merubah infrastruktur dan hal ini membutuhkan dana yang besar.
Saat sistem komunis menjadi sosialis maka pemilik sumber daya adalah tuan tanah, setelah itu disosialisasi ( kepemilikkan tuan-tuan tanah oleh dekrit-dekrit diambil oleh negara).
overproduksi =barang-barang tertentu dihasilkan lebih dari kebutuhan.
underproduksi = barang-barang tertentu dihasilkan kurang dari kebutuhan.
Underproduksi mengakibatkan in-efisiensi atau pemborosan.
Daftar pustaka
* Engels, Friedrich. 1884. The Origin of the Family, Private Property and the State. Zurich.
* Fried, Albert. 1964. Socialist Thought: A Documentary History. Garden City, New York: Doubleday Anchor.
* G.D.H. Cole. 1965, 2003. History of Socialist Thought. Macmillan and St. Martin's Press, Palgrave Macmillan (cetak ulang). ISBN 1-4039-0264-X.
* Halevy, Elie. 1937. Histoire du Socialisme Européen. Paris: Gallimard.
* Harrington, Michael. 1972. Socialism. New York: Bantam.
* Ollman, Bertell (ed.). 1998. Market Socialism: The Debate Among Socialists. ISBN 0-415-91967-3.
* Panitch, Leo. Renewing Socialism: Democracy, Strategy and Imagination. ISBN 0-8133-9821-5.
* Weinstein, John. 2003. Long Detour: The History and Future of the American Left. Westview Press. ISBN 0-8133-4104-3.
* Wilson, Edmund. 1940. To the Finland Station: A Study in the Writing and Acting of History. Garden City, New York: Doubleday Anchor.
http://id.wikipedia.org/wiki/Sosialisme
http://id.shvoong.com/business-management/international-business/1914415-mengenal-sosialisme/
http://militanindonesia.org/teori/sosialisme/8089-sosialisme-dan-masa-depan-manusia.html
Minggu, 22 Mei 2011
SKRIPSI : Mutu Pelayanan
PENINGKATAN MUTU PELAYANAN DI KANTOR KECAMATAN HARJAMUKTI
KOTA CIREBON
1.1 Latar Belakang Masalah
Mutu pelayanan merupakan kunci dari keberhasilan dan kinerja suatu organisasi. Dengan pelayanan yang baik, maka kepuasan dan loyalitas pengguna atau masyarakat dapat dipertahankan dan bahkan ditingkatkan. Henkoff, misalnya berpendapat tidak ada masalah apakah suatu organisasi menciptakan suatu benda yang dapat diraba atau sesuatu yang dapat dirasakan dan dialami tetapi apa yang paling perlu diperhitungkan adalah pelayanan yang dibuat, yakni cara mendisain dan menyampaikan pelayanan produk atau jasa kepada penggunanya.
Sejalan dengan pernyataan di atas adalah kenyataan bahwa para pengguna/masyarakat menuntut agar mereka diperlakukan bukan sebagai target tetapi sebagai individual, persepsi mereka mengenai “perlakuan yang saya terima” adalah sama pentingnya dengan “jasa yang saya butuhkan.”
Di samping itu, dewasa ini masyarakat semakin mementingkan kecepatan dalam pelayanan. Dikatakan oleh Tucker, bahwa masyarakat modern akan tertarik terhadap pelayanan yang dapat menghargai waktu mereka karena kecepatannya, baik itu dalam transaksi, responsi terhadap perubahan kebutuhan dan gaya hidup mereka, ataupun kecepatan responsi terhadap tuntutan-tuntutan baru merupakan faktor yang menentukan keputusan masyarakat untuk tetap loyal.
Seperti diungkapkan pula oleh Kasmir bahwa kenyataannya pelayanan yang baik pada akhirnya akan mampu memberikan kepuasan kepada masyarakat. Pelayanan yang optimal pada akhirnya juga akan mampu meningkatkan image organisasi sehingga citra organisasi di mata masyarakat terus meningkat.
Lebih jauh, terdapat dasar hukum yang menjadi landasan pelayanan publik, adalah Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (KEPMENPAN) No.81 Tahun 1999 tentang Pedoman tata-laksana pelayanan publik yang prima. Pelayanan prima adalah suatu efektifitas dari sistem instansi/organisasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan berhasil memuaskan kebutuhannya. Pelayanan prima mengharuskan suatu instansi untuk berorientasi kepada masyarakat sebagai pengguna dari jasa pelayanan.
Di bawah ini adalah gambar yang akan menjelaskan mengenai elemen-elemen pelayanan publik.
Gambar 1 Diagram Variable Kualitas Pelayanan
(Sumber: Kepmenpan, No.81 tahun 1999)
(1) Tempat pelayanan: - Ketersediaan tempat yang mudah dijangkau dan nyaman;
- Pengkondisian tata letak peralatan untuk kemudahan
pengguna/masyarakat.
(2) Proses pelayanan: - mampu melayani secara cepat dan tepat;
- Bertanggung jawab kepada pengguna/masyarakat sejak awal
hingga selesai;
- Mampu berkomunikasi dengan sopan dan menyenangkan.
(3) Produktivitas - Tersedianya staf yang baik
Pelayanan: - Ketersediaan produk/jasa yang lengkap
- Ketersediaan teknologi pendukung untuk kemudahan
pengguna/masyarakat
- Ketersediaan bahan-bahan atau alat-alat pendukung lain
(4) Budaya Pelayanan:
- Passionate = sangat bergairah = bersemangat, antusias;
- Progressive = memakai cara yang terbaik/termaju;
- Proactive = tanpa curiga dan kekhawatiran;
- Prompt = sigap dan segera dalam bertindak;
- Proporsional = tidak mengada-ada;
- Functual = tepat waktu.
Dengan demikian, dalam penelitian ini, penulis berusaha untuk mengetahui secara nyata mengenai bagaimana PENINGKATAN MUTU PELAYANAN DI KANTOR KECAMATAN HARJAMUKTI KOTA CIREBON saat ini. Masalah utama tersebut dapat dijabarkan menjadi beberapa submasalah yang menginduk kepada 4 (empat) elemen pokok pelayanan prima seperti yang disebutkan dalam Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (KEPMENPAN) No.81 tahun 1999 yaitu: (1) tempat pelayanan, (2) proses pelayanan, (3) produktivitas pelayanan, dan (4) budaya pelayanan.
1.2 Perumusan Masalah
Penulis dapat merumuskan masalah yang terkait dengan peningkatan mutu pelayanan Kantor Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon sebagai berikut:
1. Bagaimana tingkat kualitas tempat pelayanan di Kantor Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon?
2. Bagaimana tingkat kualitas proses pelayanan di Kantor Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon?
3. Bagaimana tingkat kualitas produktivitas pelayanan di Kantor Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon?
4. Bagaimana tingkat kualitas budaya pelayanan di Kantor Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon?
1.3 Pembatasan Masalah
Penelitian mengenai pelayanan dan pelaksanaannya telah banyak didiskusikan dan diteliti oleh para ahli dan dimensinya pun berbeda-beda. Dalam hal ini penulis mengidentifikasi masalah-masalah yang timbul, antara lain:
1. Pelayanan yang dilakukan oleh Kecamatan Harjamukti umumnya dipusatkan di kantor Kecamatan yang berada di titik keramaian kota, sehingga agak menyulitkan bagi masyarakat yang tinggal di pedesaan yang jauh dari perkotaan.
2. Sistem pelayanan kepada masyarakat kadang-kadang overload, dikarenakan jumlah staf yang menangani bidang pelayanan tidak sebanding dengan jumlah masyarakat.
3. Budaya pelayanan, seperti keramahan, komunikasi yang baik, dan sebagainya masih harus ditingkatkan.
Dari identifikasi masalah tersebut, akan dilakukan berkaitan dengan masalah utama yang diteliti, yaitu analisis peningkatan mutu pelayanan.
Perlu dilakukan pembatasan masalah dalam penelitian ini agar masalah yang dibahas tidak menjadi terlalu luas sehingga rancu atau tidak terlalu sempit sehingga tidak menarik. Dalam hal ini penulis mencoba membatasi masalah yang ada yaitu penulis hanya akan membahas mengenai peningkatan mutu pelayanan dengan menganalisis 4 elemen pelayanan, yaitu (1) tempat pelayanan, (2) proses pelayanan, (3) produktivitas pelayanan, dan (4) budaya pelayanan.
1.4 Tujuan dan Kegunaan Penelitian
1.4.1. Tujuan Penelitian
1. Untuk mengetahui tingkat kualitas tempat pelayanan di Kantor Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon.
2. Untuk mengetahui tingkat kualitas proses pelayanan di Kantor Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon.
3. Untuk mengetahui tingkat kualitas produktivitas pelayanan di Kantor Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon.
4. Untuk mengetahui tingkat kualitas budaya pelayanan di Kantor Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon.
1.4.2 Kegunaan Penelitian
a. Kegunaan Ilmiah
1) Mendapatkan data dan fakta yang valid mengenai kualitas peningkatan mutu pelayanan di Kantor Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon.
2) Memberikan sumbangan bagi perkembangan khazanah ilmu pengetahuan, terutama bagi kemajuan ilmu administrasi yang penulis dapat di bangku perkuliahan.
b. Kegunaan praktis
1) Menambah perbendaharaan referensi di Perpustakaan Sekolah Tinggi Ilmu Adminstrasi Kawula Indonesia (STIAKIN), Kota Cirebon.
2) Merupakan sumber referensi bagi jurusan administrasi pemerintahan, yang akan meneliti lebih lanjut mengenai peningkatan mutu pelayanan masyarakat.
3) Memberikan masukan bagi Kantor Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon mengenai urgensitas peningkatan kualitas pelayanan.
SKRIPSI : Pajak Reklame Peningkatan PAD
PENGARUH PAJAK REKLAME TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN CIREBON
A. Latar Belakang Masalah
Sesuai dengan Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-undang Nomor 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah, maka penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dilakukan dengan memberikan kewenangan yang lebih luas, nyata, dan bertanggung jawab kepada Daerah; dan bahwa dalam penyelenggaraan Otonomi Daerah, Pajak Daerah dan Retribusi Daerah merupakan salah satu sumber pendapatan Daerah yang penting guna membiayai penyelenggaraan pemerintahan Daerah dan pembangunan Daerah untuk memantapkan Otonomi Daerah yang luas, nyata, dan bertanggung jawab.
Kemudian, dalam Pasal 2 Undang-undang tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 18 Tahun 1997 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah disebutkan bahwa jenis pajak Propinsi terdiri dari:
1. Pajak Kendaraan Bermotor dan Kendaraan di Atas Air;
2. Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor dan Kendaraan di Atas Air;
3. Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor;
4. Pajak Pengambilan dan Pemanfaatan Air Bawah Tanah dan Air Permukaan.
Sedangkan Jenis pajak Kabupaten/Kota terdiri dari:
1. Pajak Hotel;
2. Pajak Restoran;
3. Pajak Hiburan;
4. Pajak Reklame;
5. Pajak Penerangan Jalan;
6. Pajak Pengambilan Bahan Galian Golongan C;
7. Pajak Parkir.
Berdasarkan Undang-undang di atas, kaitannya dengan Kabupaten Cirebon sebagai objek penelitian, maka Kabupaten Cirebon memiliki hak dalam pendapatan pajak daerah seperti disebutkan di atas, yang salah satunya adalah dari pajak reklame. Dan berdasarkan Pasal 3 Undang-undang tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 18 Tahun 1997 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah serta diatur dengan oleh Peraturan Daerah bahwa besarnya pajak untuk cakupan pajak daerah Kabupatan/Kota adalah:
a. Pajak Hotel 10% (sepuluh persen);
b. Pajak Restoran 10% (sepuluh persen);
c. Pajak Hiburan 35% (tiga puluh lima persen);
d. Pajak Reklame 25 % (dua puluh lima persen);
e. Pajak Penerangan Jalan 10% (sepuluh persen);
f. Pajak Pengambilan Bahan Galian Golongan C 20% (dua puluh persen);
g. Pajak Parkir 20% (dua puluh persen).
Berdasarkan Undang-undang di atas, pajak reklame sebagai salah satu pendapatan daerah dari pajak adalah sebesar 25%. Reklame sendiri, berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Cirebon No.9 tahun 1998, adalah ”Benda, alat, perbuatan atau media yang menurut bentuk susunan dan corak ragamnya untuk tujuan komersial, dipergunakan untuk memperkenalkan, menganjurkan atau memuji suatu barang, jasa atau orang ataupun untuk menarik perhatian umum kepada suatu barang, jasa atau orang yang ditempatkan atau yang dapat dilihat, dibaca, dan atau didengar dari suatu tempat oleh umum, kecuali yang dilakukan oleh Pemerintah.”
Dengan demikian, dari jumlah dan cakupan pajak reklame dari Undang-undang dan Peraturan Daerah di atas, merupakan hak dari pemerintah daerah dalam pengelolaannya. Berdasarkan hal tersebut, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai ”PENGARUH PAJAK REKLAME TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN CIREBON”.
B. Perumusan Masalah
Dari latar belakang masalah di atas, penulis dapat merumuskan masalah utama dalam penelitian ini sebagai berikut:
1. Bagaimana pendapatan dari Pajak Reklame Pemerintah Kabupaten Cirebon?
2. Bagaimana Pendapatan Daerah Pemerintah Kabupaten Cirebon secara keseluruhan?
3. Apakah terdapat pengaruh antara pendapatan dari Pajak Reklame terhadap Peningkatan Pendapatan Daerah Pemerintah Kabupaten Cirebon?
C. Tujuan Penelitian
Tujuan dari setiap penelitian adalah untuk menjawab permasalahan yang telah dirumuskan. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk menjawab permasalahan sebagaimana yang telah dirumuskan pada perumusan masalah di atas, yaitu:
1. Untuk mengetahui pendapatan dari Pajak Reklame Pemerintah Kabupaten Cirebon.
2. Untuk mengetahui Pendapatan Daerah Pemerintah Kabupaten Cirebon secara keseluruhan.
3. Untuk mengetahui pengaruh antara pendapatan dari Pajak Reklame terhadap Peningkatan Pendapatan Daerah Pemerintah Kabupaten Cirebon.
D. Kegunaan Penelitian
1. Kegunaan Akademik
a. Mendapatkan data dan fakta yang sahih mengenai pengaruh pajak reklame terhadap peningkatan pendapatan daerah Kabupaten Cirebon.
b. Memberikan sumbangan bagi perkembangan khazanah ilmu pengetahuan, terutama bagi kemajuan ilmu administrasi, yang penulis dapat di bangku perkuliahan.
b. Manfaat praktis
a. Menambah perbendaharaan referensi di Perpustakaan Umum STIAKIN, Jakarta.
b. Merupakan sumber referensi bagi jurusan ilmu administrasi, yang akan meneliti lebih lanjut mengenai pengaruh pajak reklame terhadap peningkatan pendapatan daerah Kabupaten Cirebon.
c. Memberikan masukan bagi Pemerintah Kabupaten Cirebon, mengenai pola pengaruh pajak reklame terhadap peningkatan pendapatan daerah untuk penentu kebijakan di masa mendatang.
Selasa, 24 Agustus 2010
Langganan:
Postingan (Atom)

